Ribuan Loyalis PSHT Ikuti Apel Siaga, Minta PB IPSI Tinjau Kembali Keputusan Legalitas Organisasi

oleh -19 Dilihat
oleh
Apel Siaga PSHT Madiun Raya

Madiun, petisi.co – Ribuan anggota Persaudaraan Setia Hati Terate Se-Madiun raya mengikuti apel siaga di padepokan agung jalan Merak, Kelurahan Nambangan kidul, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Sabtu (2/4/2026). Apel siaga digelar sebagai bentuk loyalitas mereka terhadap organisasi dengan ketua umum Murjoko Hadi Wiyono dan Issoebiantoro selaku Ketua Dewan Pusat PSHT.

Sejak pagi hari, para pendekar PSHT dengan menggunakan kendaraan roda empat dan roda dua dari kota/kabupaten Se-Madiun raya bergelombang menuju padepokan agung di jalan Merak, Kota Madiun lengkap mengenakan seragam warna hitam.

Mereka tiba untuk mengikuti apel siaga yang dilaksanakan di dalam padepokan agung PSHT. Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, diteruskan dengan Mars Persaudaraan Setia Hati Terate, kemudian pembacaan naskah deklarasi damai. Poin penting dalam deklarasi damai tersebut salah satunya loyal dan menjaga PSHT yang dipimpin Murjoko Hadi Wiyono dan Issoebiantoro dengan berpusat di Madiun.

Tono Suhartono, Koordinator pelaksana apel siaga kepada wartawan mengatakan, kegiatan ini juga dalam rangka persiapan menyambut bulan suro mendatang. Dirinya menginginkan pada suro nanti Kamtibmas di wilayah Madiun raya tetap aman dan kondusif.

Disinggung soal adanya keputusan Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) yang menerima keabsahan PSHT selain pimpinan Murjoko Hadi Wiyono dan Issoebiantiro, Tono Suhartono meminta PB IPSI untuk meninjau kembali keputusan tersebut.

Menurutnya, saat ini terkait badan hukum organisasi masih dalam sengketa di pengadilan. Sehingga jika PB IPSI memutuskan menerima keabsahan organisasi dari pihak lain, maka seakan ini ada keberpihakan. “Kami mengharap keputusan itu ditinjau kembali,” ujar Tono Suhartono

Apel siaga loyalis PSHT Pusat Madiun berjalan lancar dan aman. Seluruh peserta membubarkan diri dan meninggalkan lokasi dengan tertib dibawah pengawalan kepolisian dan aparat keamanan lainnya. (iya)