Ribuan Warga Padati Alun-Alun Ponorogo, Saksikan Parade Budaya

oleh
Parade Budaya yang digelar Pemkab Ponorogo

PONOROGO, PETISI.CO – Suasana Alun-Alun Kabupaten Penorogo, Minggu (9/9/2018), lebih ramai dari hari biasa. Ribuan orang memadati alun-alun yang berada di depan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo.

Teriknya Matahari tak menyurutkan masyarakat untuk melihat parade Budaya yang digelar Pemkab Ponorogo. Hingga sore hari, ribuan orang masih bertahan menyaksikan atraksi tarian khas Ponorogo, seperti Unta-unta, Reog Ponorogo dan Jathilan yang dilakukan anak-anak, remaja hingga orang tua.

Parade budaya ini merupakan rangkaian gelaran “Grebeg Suro” 2018 yang digelar Pemkab Ponorogo setiap tahun. Pelaksanaan Grebeg Suro sendiri dibarengkan dengan Perayaan Hari Jadi ke-522 Ponorogo yang jatuh pada 12 Agustus.

“Masyarakat menyambut acara ini dengan sangat antusias. Pengunjung tidak hanya dari Ponorogo, tapi juga dari luar Ponorogo. Bahkan hotel-hotel okupansinya penuh semua,” kata Wakil Bupati Ponorogo Soedjarno usai menyaksikan Parade Budaya didepan Kantor Pemkab Ponorogo, Minggu (9/9/2018).

Kegiatan Grebeg Suro

Selain bertujuan pelestarian budaya, Grebeg Suro juga diharapkan mampu mendongkrak ekonomi kerakyatan. Masyarakat Ponorogo memanfaatkan kegiatan tahunan ini dengan berjualan berbagai makanan, minuman, boneka hingga batu akik.

”Semua dagangan laku kalau ada Grebeg Suro. Selama gelaran Grebeg Suro 2018, kami perkirakan perputaran uang di Kabupaten Ponorogo mencapai Rp10 miliar lebih. Perputaran berasal dari transaksi sektor jasa, perhotelan, transportasi hingga usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM),” jelasnya.

Gelaran Grebeg Suro 2018 berisi sebanyak 33 kegiatan dan sudah dimulai pada 15 Agustus lalu. Acara ini dimulai dengan kegiatan Sima’an Al-Qur’an di Masjid Agung Ponorogo. Grebeg suro 2018 dirasa berbeda dengan tahun sebelumnya.

Jika biasanya hanya 8 hari, kali ini menjadi 11 hari. Berbagai acara digelar, mulai dari pameran berbagai produk seperti pameran bonsai, pameran produk UMKM, berbagai lomba.

Grebeg Suro akan dipuncaki dengan Kirab Pusaka dari Kota Lama menuju Kutho Tengah atau pendopo serta tumpeng purak pada 10 September dan Larung Risalah di Telaga Ngebel pada 11 September mendatang. “Untuk kegiatan Grebeg Suro ini kami mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,8 miliar,” tandasnya. (bm)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.