Ritual di Makam Raden Kusumo dan Agung Sawiraje di Kendit

oleh
Makam keramat di Dusun Kalompangan Desa/Kecamatan Kendi

Ada Penampakan Sampai Pusaka Sakti

SITUBONDO, PETISI.CO – Makam keramat di  Dusun Kalompangan  Desa/Kecamatan Kendit, menurut sebagian orang yang pernah datang mempunyai karomah,  dari ketokohan dan keilmuan dari Raden Kusumo Dan Agung Sawiraje, diceritakan sebagai pesiar islam.

Tempat itu,  sering di datangi oleh puluhan warga luar Situbondo,  mencari barokah dengan berdoa.

Ada cerita,  jelas juru kunci makam,  Mirhawi,  kalau doanya sesuai keinginan dan harapannya insyaallah terkabul.  “Ada yang pernah dikasih benda pusaka ada pula yang hajatnya di kabulkan dan kembali datang ke sini (makam),” kata Mirhawi.

Sudah banyak yang datang dan merasakan sesuai dengan apa yang mereka inginkan ,bahkan ada yang mendapatkan benda pusaka dari hasil ritual tersebut.

“Makam Raden Kusumo Dan Agung Sawiraje ini sering di sebut Asta Gerintengan oleh warga sekitar,” ujarnya.

Kebetadaan Asta atau makam tersebut berada di tengah sawah dan jauh dari kebisingan orang lewat .Hanya ada beberapa rumah saja dan itupun rumah sang juru kunci dan keluarga.

Konon setiap orang yang pindah rumah dari tempat tersebut akan mendapatkan penyakit, dan sulit untuk sembuh kecuali harus kembali ke tempat semula.

Makanya sampai saat ini semua warga yang ada di tempat tetsebut tidak berani pindah ke tempat lain karena takut mendapatkan musibah.

Kepala Desa Kendit, Rudiyanto menjelaskan, dirinya juga pernah datang untuk sekedar berdoa dan ritual di sana. Usainya, dirinya mendapat sebuah pusaka, berupa tongkal kecil berkepala ular kuning keemasan. “Barang masih saya sinpan,” ungkapnya. (heri Iwantoro)