RN Malang Gelar Kampus Relawan di Gunung Panderman

oleh
Pemberian materi survival

Peringati Hari Bumi

MALANG, PETISI.CO – Relawan Nusantara (RN) Malang melaksanakan Kampus Relawan yang ketiga di Gunung Panderman Batu, Sabtu (21/04/2018). Kampus Relawan kali ini mengambil tema “Menejemen Perjalanan dan Survival”. Materi ini disiapkan guna meningkatkan kapasitas diri calon relawan sebelum mengikuti Kemah Relawan di bulan Mei mendatang.

Para Calon Relawan memulai perjalanan dari Malang menuju ke lokasi pukul 08.00 WIB dan sampai di parkiran bawah pukul 09.00 WIB. Dari parkiran ke loket pendakian para calon relawan diharuskan menempuh perjalanan kurang lebih 2 km dengan kondisi medan yang menanjak.

Di tengah perjalanan ada salah satu calon relawan yang tiba-tiba kepalanya pusing karena belum pernah melewati medan seperti ini. Namun dengan semangat tinggi calon relawan yang lainnya terus menyemangati dan memberikan motivasi. Karena banyak dari calon relawan yang mulai kelelahan, akhirnya setelah tiba di loket pintu masuk Panderman, diputuskan untuk makan dan istirahat terlebih dahulu, sebelum melanjutkan perjalanan.

Setelah dirasa cukup, para peserta kemudian diarahkan untuk menuju pos pendakian yaitu Pos Latar Ombo. Waktu yang ditempuh dari loket pendaftaran kurang lebih 90 menit. Di tempat inilah para peserta dibekali materi menejemen perjalanan dan survival.

Kegiatan ini dihadiri 13 orang yang terdiri dari 9 orang perempuan dan 4 orang laki-laki. Pemateri Kampus Relawan kali ini adalah Deny Prabasworo, Guru Kepanduan sekaligus Koordinator Relawan Nusantara Malang Periode 2015-2017.

Menejemen perjalanan diajarkan kepada para peserta supaya mereka paham apa saja yang perlu disiapkan dalam melakukan perjalanan. Di sini mereka diajari cara packing barang dan menempatkan barang sesuai kebutuhan. Selain itu peserta juga dibekali teknik-teknik pemakaian tas carier.

Selain materi di atas, peserta juga dibekali materi survival. Survival adalah berusaha bertahan hidup di alam bebas dari hambatan atau sebelum mendapat pertolongan. Orang yang melakukan survival disebut survivor. Survival ada karena adanya usaha manusia untuk keluar dari kesulitan yang dihadapi.

Survival sendiri memiliki kepanjangan sendiri, yaitu: S (Sadar dalam keadaan gawat darurat), U (Usahakan untuk tetap tenang dan tabah), R (Rasa takut dan putus asa hilangkan), V (Vitalitas tingkatkan), I (Ingin tetap hidup dan selamat itu tujuannya), V (Variasi alam bisa dimanfaatkan), A (Asal mengeti, berlatih dan tahu caranya), L (Lancar, sluman, slumun, slamet).

“Kampus Relawan hari ini benar-benar melelahkan namun di balik itu semua endingnya menakjubkan, kita diajarkan kekompakan dan solidaritas antar tim. Kerennya lagi, pembekalan materi kali ini diadakan di atas gunung, yang sebelumnya belum pernah saya lakukan,” ucap Mulyono, calon Relawan Nusantara Malang.

Selain kegiatan Kampus Relawan, pada hari itu juga RN Malang juga ikut serta dalam kegiatan Save the Eart Mission 2 yang diakakan oleh Kubu Barat Camp yang diadakan juga di Gunung Panderman. Acara ini merupakan acara bersih sampah yang diadakan guna memperingati hari bumi. (*/cah)