RN Malang Kenalkan Carel Pertolongan PPGD

oleh
Carel mendapatkan pelatihan pembuatan tandu darurat

MALANG, PETISI.CORelawan Nusantara (RN) Malang melaksanakan Kampus Relawan dengan tema “Pertolongan Pertawa Gawat Darurat (PPGD)”, Minggu (08/04/2018). Materi ini disiapkan guna meningkatkan kapasitas diri calon relawan (Carel) sebelum mengikuti Kemah Relawan Mei mendatang.

Kampus Relawan dimulai pukul 12.30 WIB – 16.00 WIB di Aula SMP Muhammadyah 6 Kota Malang. Kegiatan ini dihadiri 18 orang yang terdiri dari 10 orang perempuan dan 8 orang laki-laki. Pemateri Kampus Relawan kali ini adalah Meigestu Galuh, Perawat sekaligus Relawan Nusantara Malang.

Materi PPGD dimulai dari Triage System. Triage adalah cara penyeleksian korban berdasarkan skala prioritas kebutuhan terapi korban dengan sumber daya yang tersedia. Triage Syste dibagi menjadi 4 prioritas. Prioritas I (warna merah) artinya korban mengalami luka berat. Prioritas II (warna kuning) artinya korban mengalami luka sedang. Prioritas III (warna hijau) artinya korban mengalami luka ringan. Prioritas IV (warna hitam) artinya korban sudah tak bernyawa.

Dalam evakuasi korban yang ditandai pita warna merah perlu ditangani terlebih dahulu agar nyawa korban dapat segera tertolong. Setelah melakukan Triage, tahap selanjutnya adalah evakuasi. Pada tahap ini calon relawan diajarkan cara-cara evakuasi mulai dari evakuasi sendiri sampai evakuasi dengan banyak personil. Adapun cara evakuasi sendiri antara lain pack strap carry, One Person walking Assist, Ankle Pull, Clothes Drag, Blanket Drag, Firefighter Carry dan Cradle in Arms Carry.

Sedangkan cara evakuasi dengan banyak personil dapat dilakukan dengan cara Two Person Walking Assist, Two Person Extremity Carry, Two Person Seat Carry, Two Person Chair Carry, dan Direct Ground Lift.

Selain teori paca calon relawan pada kesempatan ini diajak untuk mempraktekkan gerakan-gerakan evakuasi korban seperti cara-cara di atas. Mereka juga diajarkan cara membidai korban apabila tangan/ kaki korban mengalami patah tulang. Dan berlatih membuat tandu darurat apabila terjadi bencana.

“Saya sangat senang bisa ikut kampus relawan hari ini, saya juga sangat antusias karena baru mendapatkan materi ini di sini. Banyak sekali ilmu yang saya dapatkan mulai dari triage system, cara evakuasi, pembidaian dan juga pembuatan tandu darurat,” ucap Mulyono, calon Relawan Nusantara Malang.

Tidak akan pernah cukup sebenarnya apabila materi PPGD ini hanya di ulas dalam beberapa jam. Mengingat cakupan materi cukup luas dan kompleks. Semoga sedikit ilmu yang diberikan pada kampus relawan hari ini, dapat menjadikan bekal bagi calon relawan untuk menyongsong Kemah Relawan Regional Jatim Mei mendatang. (*/cah)