PETISI.CO
Direktur RS Dolopo, dr Purnomo mendampingi bupati Madiun melihat laboratorium mikrobiologi
ADVERTORIAL

RS Dolopo Segera Operasikan PCR untuk Tekan Penyebaran Covid-19

MADIUN, PETISI.CO – Bupati Madiun, Ahmad Dawami meresmikan Laboratorium Mikrobiologi di Rumah Sakit Umum Daerah Dolopo, Sabtu (20/02/2021). Laboratorium tersebut  dilengkapi dengan alat Polymerase Chain Reaction ( PCR) untuk tes swab pasien covid-19 yang akan beroperasi akhir bulan ini.

Pengoperasian PCR di RS Dolopo tersebut akan mempermudah sekaligus mempersempit tracing pasien covid-19.

Sekedar diketahui, waktu untuk mengetahui hasil tes swab lebih cepat, yakni maksimal 2,5 jam. Sehingga setelah pasien diketahui hasilnya positif atau negatif, bisa segera diambil tindakan berikutnya.

Baca Juga :  Tenaga Manual Picu Semangat TMMD 107

Menurut Ahmad dawami, bukan hanya kecepatan waktu uji, tetapi jumlah uji sampel/spesimen pasien yang di tes swab bisa mencapi 96 dalam satu putaran. Dengan kemampuan itu nantinya PCR di RS Dolopo bisa melayani tes swab pasien dari Kabupaten Madiun dan daerah sekitarnya dengan lebih cepat.

“Alat PCR di RS Dolopo ini dalam satu putaran atau angkatan bisa untuk 96 sampel atau spesimen, lebih banyak jumlahnya. Bisa melayani pasien dari Kabupaten Madiun maupun daerah sekitarnya,” ujar bupati Madiun yang akrab disapa Kaji mbing.

Baca Juga :  Seragam PDL Boleh Usang, Tetapi Peluh Prajurit Satgas Akan Selalu Dikenang

Sementara itu Direktur RS Dolopo, dr. Purnomo Hadi menuturkan bahwa hadirnya laboratorium mikrobiologi ini merupakan penghargaan dari pemerintah kepada RS Dolopo sebagai salah satu RS rujukan pasien Covid-19.

Menurutnya, dalam sehari PCR yang merupakan bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu bisa menguji antara 250 hingga 300 sampel/spesimen pasien yang dites swab.

“Pengoperasianya masih menunggu register dari litbangkes pusat ya. Mungkin minggu depan sudah. Sebelumnya juga telah divisitasi oleh Dokter Spesialis Patology Klinik, Persatuan Dokter Mikrobiologi, Dinkes Kabupaten Madiun dan Jatim ya,” ungkap dr. Purnomo.

Baca Juga :  Rangkaian Hari Jadi Blitar ke 695, Pemkab Blitar Gelar Kesenian Budaya Wayang Kulit

Purnomo mengklaim jika pengoperasian alat PCR di RS yabg dikomandoinya itu nanti akan mampu mengcover pemeriksaan sampel/ spesimen pasien dari wilayah barat Jawa Timur.(adv/iya)

terkait

Karya TNI Untuk Desa Terpencil

redaksi

KONI Jatim Mengucapkan Selamat HUT ke 75 Pemprov Jatim

redaksi

PTPN X PG Pesantren Baru mengucapkan Dirgahayu RI ke 75 tahun 2020

redaksi
Open

Close