Ruas Jalan Batang Kering Rusak, Warga Gotong Royong Memperbaiki

oleh
Kepala jorong Kamang Sentosa bersama masyarakat dan pemuda siap bergotong royong

SIJUNJUNG, PETISI.CO Karena terlalu lama jalan rusak di ruas Batang Kering menuju Timpeh 4,5,6 dan 7 Nagari Kamang Kecamatan Kamang Baru Kabupaten Sijunjung Sumatera Barat tidak segera diperbaiki oleh pemerintah, maka secara gotong-royong masyarakat eks transmigrasi  memperbaikinya.

Seperti disampaikan Suherman (43), Kepala Jorong Kamang Sentosa, saat mendampingi warganya  membersihkan dan menimbun jalan yang lubang sepanjang 3 kilo meter.

“Berdasarkan pemberitaan petisi yang saya baca tentang akibat jalan rusak, pengemudi truk dirampok itu sudah jelas minta perhatian pemerintah yang berwenang menangani persoalan jalan, karena kerusakan jalan memancing para penjahat untuk melakukan aksinya dan yang menjadi korban warga kawasan kita juga,” ujarnya.

Lebih lanjut Kepala Jorong yang eks warga transmigrasi Timpeh 4 ini meneruskan,  disamping memancing kejahatan, juga membahayakan keselematan pengendara. Seperti  dua hari lalu ada kecelakaan tunggal karena terperosok jalan berlubang, mengakibatkan motor rusak dan pengendara luka  parah.

Kondisi jalan sebelum dibabat dan bersemak

Roma (29), pemuda warga Jorong Kamang Sentosa saat gotong royong menyampaikan,  sebentar lagi antara tanggal 15 sampai 17 bulan ini, mereka menunggu tamu dari Jakarta, dalam rangka lomba tingkat Nasional HKG KB PKK Kesehatan.

“Rasanya saya bersama  teman-teman pemuda dan masyarakat malu, risih dan tidak nyaman melihat kiri kanan jalan kita kumuh dan bersemak, tidak terawat,” ujarnya. Padahal, kondisi seperti ini seharusnya menjadi tanggung jawab PU untuk merawatnya.

Pemuda Jorong yang sehari-hari bekerja sepagai  sopir truk colt disel ini meneruskan,  keprihatinan pemuda Jorong kawasan Timpeh terhadap akses jalan satu-satunya ini dibuktikan dengan membersihkan kiri kanan jalan sepanjang 3 kilo meter.
Berdasarkan pantuan  petisi.co Senin (8/5/2017) di lapangan, keadaan jalan  memang jauh berubah, kiri kanan jalan rumputnya sudah dibabat rapi. Lubang jalan biasanya yang siap menelan korban juga sudah ditimbun tanah. Kondisi ini bersifat sementara, sambil menunggu dari Dinas PU Kabupaten Sijunjung untuk menyempurnakanya.(gus)