Saluran Afvour Botokan Waru Kotor dan Bau

oleh
Kondisi saluran afvour botokan yang tampak kotoran berupa sampah menumpuk dan berserakan.

SIDOARJO, PETISI.CO – Buang sampah di sembarang tempat. Semisal, di sungai tentu, berakibat aliran sungai bisa jadi tersumbat. Atau bahkan, menebar bau kurang sedap.

Kades Waru H Moch Junaidy (kiri) bersama Camat Waru, Fredik Suharto

Begitulah pemandangan yang tampak di saluran afvour botokan di kawasan Desa Waru, Kecamatan Waru, Sidoarjo.

Di lokasi itu, terlihat banyak kotoran, terutama sampah yang dibungkus tas plastik menumpuk dan berserakan saat sungai dalam keadaan kering seperti sekarang ini.

Padahal, kotoran itu selain bisa menyumbat aliran air sungai, juga menimbulkan bau tak sedap dan menyengat.

Ulah siapa itu sebenarnya?

Kepala Desa (Kades) Waru, H Moch Junaidy tak mau menuding dan menyalahkan siapapun, ia hanya bilang bila pihaknya sudah melaporkan hal tersebut pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo.

“Ya, saya barusan dari DLHK, melaporkan (kondisi sungai, red) itu,” kata Aba Jun, sapaan akrab Kades Waru pada petisi.co, Senin (17/9/2018). (wachid)