Jakarta, petisi, – Perumda Pembangunan Sarana Jaya menggelar Halal Bihalal dengan mengundang Sekretaris Dewan Pengawas, jajaran direksi, para general manajer, serta dihadiri seluruh insan Saraya Jaya.
Direktur Utama (Dirut) Sarana Jaya, Andira Reoputra, menyampaikan, momen Halal Bihalal ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga penyatuan semangat dan komitmen bersama.
“Berkat kerja keras dan loyalitas semuanya, Sarana Jaya berhasil mencatatkan kinerja yang sangat membanggakan di tahun 2024,” kata Andira dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (9/04/2025).
Menurut Reo, panggilan akrab Andira Reoputra, pada tahun 2024 lalu, Sarana Jaya berhasil mencatatkan kinerja luar biasa dengan perolehan laba perusahaan Rp 27 miliar, melampaui target Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) sebesar Rp 1,3 miliar.
Kinerja positif ini, kata Reo, menunjukkan peningkatan yang semula di tahun keuangan di tahun 2023 minus sebesar Rp98 miliar.
Tidak hanya itu, menueut Reo, Sarana Jaya juga sukses dalam penyerahan aset Build, Operate, Transfer (BOT) serta cash flow yang telah diaudit dan meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Disampaikan Rei, saat ini, manajemen juga menyampaikan bahwa perusahaan tengah mengembangkan sistem manajemen kinerja pegawai berbasis data, yang akan mengukur secara menyeluruh aspek loyalitas, inteligensi, serta performa kerja.
Kata Reo, sistem ini dilengkapi formula penghitungan kehadiran dan capaian kerja, yang dapat dimonitor secara transparan oleh Pimpinan General Manajer Divisi maupun SBU (Strategic Business Unit) di lingkungan Sarana Jaya.
“Kami berharap sistem ini mampu menjadi landasan kuat untuk menciptakan budaya kerja yang objektif, produktif, dan berorientasi hasil,” tambahnya.
Sementara, Sekretaris Dewan Pengawas, Peri Umar Farouk, yang juga hadir di acara halal bihalal ini ikut bangga dengan capaian yang telah diraih Sarana Jaya.
Menurut Peri, pihaknya mendukung semangat perubahan dan menekankan pentingnya sinergi yang dibarengi tata kelola yang baik sebagai kunci keberhasilan perusahaan ke depan.
Selain itu, kata Peri, Dewan Pengawas mendorong agar semangat ini terus dijaga, serta mendukung penerapan sistem kerja yang terukur dan akuntabel.
“Semua ini demi menciptakan perusahaan yang semakin solid, transparan, dan berdaya saing,” tambaynya.(kip)







