Sehari Dikirim 2 Tangki untuk 272 Jiwa, Warga Bendo Ponorogo Menjerit

oleh
Walau ada tandon air ternyata tak bisa memberikan kebutuhan air bagi warga perumahan.

PONOROGO, PETISI.CO – Sudah jatuh tertimpa tangga, itulah pepatah yang pas bagi nasib ratusan warga Dusun Bendo yang menghuni 89 unit Rumah Resetlament Bendo.

Pasalnya, sudah setiap hari sejak mereka menerima kunci untuk menghuni rumah baru sampai hari ini untuk air bersih masih kurang, meskipun dipasok dua tangki dalam sehari.

Dua tangki tersebut dipakai oleh 272 jiwa, hanya cukup untuk air minum dan masak, sedangkan untuk mandi dan BAB masih kurang.

“Sehari dipasok 2 tangki itu kurang mas, karena ini hanya cukup untuk masak dan minum, sedangkan untuk cuci, mandi dan BAB kita kekurangan, sedangkan sumur yang dari Klegara Sawoo juga belum ngalir, katanya tidak kuat naik ke Bendo,” ujar Heri.

Parahnya lagi, seperti yang terjadi pada Minggu (18/2 /2018), dari pagi belum belum dikirim.

Seperti yang dikeluhkan Marno yang berusaha menghubungi petisi.co, karena air pasokan belum datang hingga Magrib.

Piye mas, dino iki kok urung dikirim banyu, tulung pean bantu sampaikan ke dinas (gimana mas hari ini kok belum dikirim air, tolong sampean bantu sampaikan ke orang dinas. red),” kata Marno via WA pada pukul 17.49 wib.

Sementara, Dirut PDAM Ponorogo Lardi, ketika dikonfirmasi ketika warga Bendo resah dan mengeluh telatnya pengiriman air pada hari Minggu ini mengaku kalau tidak ada kendala, hanya adanya miss komunikasi dengan BPBD.

“Tidak ada kendala mas, hanya miss komunikasi antara PDAM dan BPBD dan sekarang sudah dikirim dan saya sendiri baru dapat info Magrib mas,” tegas Lardi.

Masih menurut Lardi, kendala bukan dimasalah armada, namun hanya salah pemahaman saja.

“Kalau unit truk dan sopir ada mas, pemahaman petugas saya yang kirim hari ini dikira team dari BPBD, sebaliknya BPBD dikira team dari PDAM, itu saja dan ini sudah berjalan,” pungkas Lardi.(mal)