Sejumlah Pejabat Pemkab Magetan Dirotasi, Bupati Nanik: Ini Bagian dari Penyegaran Jabatan

oleh
oleh
Sejumlah pejabat di Magetan saat akan dilantik di Pendopo Surya Graha

Magetan, petisi.co – Pemerintah Kabupaten Magetan kembali melakukan penyegaran di lingkungan birokrasi. Bupati Magetan, Nanik Sumantri, melantik puluhan pejabat pimpinan tinggi pratama, kepala sekolah, serta kepala UPTD puskesmas. Berlangsung di Pendopo Surya Graha, pada Selasa (10/03/2026).

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah untuk memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

Bupati Magetan, Nanik Sumantri, menyampaikan bahwa rotasi jabatan ini merupakan upaya penyegaran agar para pejabat memiliki pengalaman dan wawasan yang lebih luas dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“Hari ini kita melaksanakan pelantikan pejabat tinggi pratama, kepala sekolah, dan juga kepala puskesmas di lingkup Pemerintah Kabupaten Magetan. Untuk jabatan tinggi pratama ada 18 orang, kepala SD dan SMP sebanyak 116 orang, serta kepala UPTD puskesmas ada 21 orang,” ujar Nanik.

Menurutnya, rotasi jabatan tidak hanya sekadar pergantian posisi, tetapi juga bertujuan menambah pengalaman, kreativitas, serta inovasi para pejabat dengan menempatkan mereka di lingkungan kerja yang berbeda.

“Ini bagian dari penyegaran jabatan, khususnya pejabat tinggi pratama agar mereka juga memiliki pengalaman di dinas yang lain. Harapannya bisa menambah pengetahuan, kreativitas, dan inovasi sehingga tidak hanya berada di satu tempat,” jelasnya.

Nanik menambahkan, penguatan birokrasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, tepat, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Selain itu, pemerintah daerah juga menyiapkan berbagai terobosan guna mendukung program nasional, meliputi percepatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serta rencana pembangunan Sekolah Rakyat.

“Untuk Sekolah Rakyat ini kita juga sudah menyiapkan lahannya. Jadi nanti akan selaras dengan program nasional yang harus kita wujudkan bersama,” tambahnya.

Meski demikian, Nanik mengakui masih terdapat lima jabatan kepala dinas yang saat ini masih kosong dan dijabat oleh pelaksana tugas (Plt). Posisi tersebut belum diisi dalam pelantikan kali ini karena mekanisme pengisiannya berbeda dengan rotasi jabatan.

“Untuk lima jabatan kepala dinas yang masih kosong memang belum kita ikutkan karena prosesnya berbeda. Nanti tunggu saja waktunya, kalau sudah waktunya pasti akan kita isi,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Magetan, Suratno, mengapresiasi langkah rotasi dan pelantikan yang dilakukan oleh Bupati Magetan. Menurutnya, penyegaran jabatan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat birokrasi untuk mendukung pembangunan lima tahun ke depan.

“Pengangkatan dan rotasi ini mencerminkan bagaimana Bupati akan mengorkestrasi program nasional, provinsi, serta janji-janji politiknya. Terbukti hari ini ada penyegaran di lingkungan pejabat pratama di Kabupaten Magetan,” ungkap Suratno.

Ia menilai langkah tersebut merupakan upaya konkret untuk membawa perubahan bagi Magetan agar lebih maju. Suratno juga menegaskan bahwa seluruh pejabat yang dilantik telah melalui persyaratan dan mekanisme yang berlaku.

“Kalau sudah dilantik berarti semua persyaratan sudah terpenuhi. Jangan melihat ini dari sisi politik, karena itu tidak baik. Ini langkah konkret untuk menyesuaikan dengan OPD yang baru,” tegasnya.

Suratno juga berharap rotasi sejumlah kepala puskesmas mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan kepada masyarakat, sehingga berbagai keluhan yang selama ini muncul tidak terulang kembali.

“Dengan adanya penyegaran ini, apalagi saya lihat banyak dokter-dokter muda yang dilantik menjadi kepala puskesmas, tentu diharapkan pelayanan kesehatan bisa lebih maksimal,” katanya.

Terkait sejumlah posisi jabatan yang masih kosong, Suratno menyebut pengisiannya membutuhkan persyaratan khusus dan harus melalui proses evaluasi oleh tim penilai.

“Insya Allah secepatnya akan terisi agar roda pembangunan, khususnya di beberapa OPD yang masih kosong, bisa berjalan maksimal,” tutup Kang Ratno, sapaan akrabnya. (mas)

No More Posts Available.

No more pages to load.