Sejumlah Pengendara Harapkan Marka Jalan di Wilayah Tenggarang Bondowoso

oleh
Jalan lintas kecamatan di Desa Koncer Kidul Tenggarang.

BONDOWOSO, PETISI.CO – Keselamatan di jalan raya ditunjang oleh berbagai faktor, salah satunya adalah ketertiban dan kedisiplinan pengendara kendaraaan dalam mematuhi dan menaati peraturan lalu lintas.

Bagaimana agar bisa patuh dan tertib? Ya tentunya harus terlebih dahulu mengerti dan memahami peraturan tersebut. Salah satu yang wajib diketahui oleh para pengendara kendaraan adalah marka jalan.

Seperti halnya di jalan raya Pujer Desa Sumbersalam dan jalan Pakisan, Desa Lojajar Kecamatan Tenggarang, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, tanpa Marka, Kendaraan saling serobot di Jalan tersebut.

Hal ini dikeluhkan pengendara roda dua, yaitu Santoso (37), warga Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogosari. Menurut dia, apabila melintas di jalan Pujer Desa Sumbersalam harus ekstra hati-hati. Karena kendaraan yang melintasnya kebanyakan dengan kecepatan tinggi.

“Kadang saya jumpai pengguna jalan yang egois, misal pengendara motor nyalip mobil padahal dari arah berlawanan ada motor yang melintas juga, tapi tetap nekat nyalip,” tuturnya pada petisi.co Sabtu, (28/2/2018) di area jalan Pujer.

Jika ada marka jalan, lanjut dia, setidaknya dapat mengurangi tingkat keegoisan pengendara kendaraan bermotor. “Sebab sudah jelas untuk masing-masing bagiannya,” katanya.

Senada Suarso, warga Desa Grujugan, Kecamatan Jambesari Darussholah, Ahmadi (45), menjelaskan, bukan hanya di jalan Pujer saja yang perlu ada pemasangan marka, jalan lintas Kecamatan Desa Koncer, Kecamatan Tenggarang juga membtuhkan karena jalan tersebut, ramai kendaraan Mobil Penumpang Umum (MPU) dan kendaraan lain sebagainya.

“Jalan lintas Kecamatan Tamanan Desa Koncer itu, sering terjadi kecelakaan, biar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan, alangkah baiknya pemerintah melalui dinas terkait, menganggarkan proyek marka jalan,” ungkanya.

Soalnya, jelas dia, kalau jalan tanpa marka, pengendara bingung batasnya sampai mana.”Kalau jalan raya, dipasangi barka, maka pengendara dapat lebih tertib dan tidak menyerobot jalur, bahkan jalan itu kelihatannya cantik,” ujarnya.

Lebih jauh dia mengatakan, di lintas Kecamatan Desa Koncer itu, perlu ada marka Zebra Cross. “Karena tempat anak Sekolah Dasar (SD), yang sering menyeberang,” pungkasnya. (latif)