Sekda Kuansing Lantik 4 Kades di Kecamatan Singingi Hilir

oleh
Sekda Kuansing sedang melantik 4 kepala desa

KUANASING, PETISI.CO – Serentak Sekretaris Daerah Kuansing Dr. H. Dianto Mampanini, SE.MT resmi melantik 4 Kepala Desa di Kecamatan Singingi Hilir, diantaranya Kepala Desa Sumber Jaya, Mujiono, Desa Suka Damai, Budi Harianto, Desa Beringin Jaya, Antonius Wahyu Ningrat dan Desa Suka Maju, Agus Suprianto.

Pelantikan berdasarkan SK Bupati Nomor : kpts.172/ V/ 2018 tentang Pengesahan Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Desa Dalam Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi. Acara pelantikan dan sekaligus pengambilan sumpah dan menjelang safari ramadan berlangsung hikmad dan sederhana di lapangan Masjid Baiturrahman Sungai Paku, Rabu sore (30/05/2018).

Bupati Kuansing yang diwakili Sekda, Dianto Mampanini dalam sambutannya, mengucapkan selamat atas pelantikan kepala desa dan semoga mampu menjalankan tugas dan  fungsi sebagaimana mestinya.

“Sejatinya tujuan pembangunan desa itu yakni menanggulangi kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat serta peningkatan ekonomi masyarakat. Sehingga pembangunan sosial ini menjadi penting bagi saudara dalam membangun desa,” ungkap Sekda.

“Kedepannya, program-program saudara sudah harus berorientasi pada pembangunan yang bersifat produktif dan pemberdayaan masyarakat, seperti pembangunan dan pengembangan pasar desa, pembangunan unit-unit usaha desa, baik bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan maupun jasa,” Sekda berharap.

Dengan membangun pondasi masyarakat itu, adalah kunci keberhasilan dalam membangun Kabupaten Kuantan Singingi sesuai visi pemerintah yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk mendapat mencapai hal itu tentunya perlu adanya peran seluruh kepala desa sebagai ujung tombak dalam pelaksanaan pembangunan, perlu adanya sinergi antara pemerintah kabupaten dan desa, sehingga arah pembangunan ini sejalan dan seirama.

“Jika perlu nanti, bersama dengan camat, desa-desa di Kabupaten Kuansing ini mampu merumuskan yang namanya produk unggulan kawasan pedesaan di kecamatannya masing-masing. Pola seperti ini akan membuat pembangunan akan lebih efektif dan terarah,” demikian sekda Dianto menambahkan. (gus)