PETISI.CO
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menyalurkan BLT DD tahap pertama.
PEMERINTAHAN

Selesai 100 Persen Penyaluran BLT DD, Pemkab Trenggalek Dapat Apresiasi Wakil Menteri

TRENGGALEK, PETISI.COKabupaten Trenggalek, Jawa Timur sebagai satu-satunya kabupaten di Indonesia yang telah menyalurkan selesai 100 persen dalam menyalurkan BLT DD tahap pertama. Atas keberhasilan itu, Wakil Menteri (Wamen) Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), Budi Arie Setiadi mengapresiasi keberhasilan Kabupaten Trenggalek.

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin memberikan sambutan.

“Kita apresiasi Kabupaten Trenggalek karena telah menyalurkan BLT DD tahap pertama selesai 100 persen. Ini hendaknya bisa menjadi contoh bagi kabupaten lain di Indonesia,” kata Wamen Budi Arie lewat video conference yang juga diikuti oleh Gubernur Jawa Timur, Bupati Trenggalek, dan Bupati Bangkalan, Jumat (15/5/2020).

Menurut Budi Arie, dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini, dibutuhkan keberanian dari para pemimpin di daerah dalam mengambil sikap. Selain itu, ia juga berharap agar penyaluran BLT DD di seluruh desa di Jawa Timur hendaknya bisa diselesaikan di bulan Mei ini untuk tahap pertama.

Di kesempatan ini, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa pun melalui video conference mengucapkan terima kasih kepada Bupati Trenggalek yang telah sukses menyalurkan BLT DD 100 persen selesai sesuai jadwal.

“Jadi pada saat itu, Bupati Trenggalek menargetkan tanggal 15 Mei BLT DD di Trenggalek harus sudah selesai 100 persen, dan kita lihat sekarang (15/5/2020) memang sudah diselesaikan,” ucap Khofifah lewat video conference.

Sementara itu, Bupati Trenggalek, Mochamad  Nur Arifin menuturkan, total penerima BLT DD se-Kabupaten Trenggalek sebanyak 6.300 orang lebih. Kemudian, total anggaran BLT DD yang telah disalurkan pada masyarakat desa, senilai Rp 4 miliar.

“Jumlah KPM (Kelompok Penerima Manfaat) tergantung kondisi masyarakat ekonomi desa, dan sisanya memang desa bersepakat untuk kemudian (disalurkan) padat karya tunai,” terang Nur Arifin usai mengikuti video conference di Kantor Desa Bendorejo, Kecamatan Pogalan, Trenggalek.

Bupati muda ini menjelaskan, kriteria penerima BLT DD adalah warga yang kehilangan pekerjaan, warga miskin yang belum terdata, warga miskin yang belum masuk DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial), serta warga yang memiliki penyakit kronis menahun.

Lanjut bupati, hal yang membuat cepatnya penyaluran BLT DD di Trenggalek adalah karena didukung oleh Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) agar Pemdes tidak ragu dalam menyalurkan BLT DD.

Sambung Nur Arifin, Ia mengaku karena penyaluran BLT DD secara tunai, di mana Ia meminta pada pihak perbankkan yang dalam hal ini Bank Jatim untuk menyiapkan cash money.

“Dalam hal penyaluran BLT DD ini, tidak harus menunggu datanya benar 100 persen, yang terpenting dananya ada, datanya ada, kemudian diturunkan sambil dikoreksi. Jadi, kalau nunggu data sempurna, virusnya selesai, gak bagi-bagi bansos kita, gak bisa bantu masyarakat kita,” tutupnya. (par)

terkait

Kepala Dinkes Bondowoso: 79, 9 Persen ODP Telah Selesai Dipantau

redaksi

Pemkot Batu Serahkan Bantuan Beras Bagi Masyarakat Kurang Mampu

redaksi

Bupati Emil Dardak Berpamitan kepada Para Wartawan Trenggalek

redaksi