Semangat MTs Beringin Sakti untuk Berubah Menjadi Negeri

oleh
Saat kegiatan berlangsung

DHAMASRAYA, PETISI.CO – Melihat semangat para pengurus yayasan dan harapan masyarakat yang menggelora, menegerikan sekolah

Madrasah Tsanawiyah swasta Beringin Sakti yang sudah berdiri sejak tahun 1987, patutlah diapresiasi oleh pemerintah. Demikian disampaikan Wali Nagari Taratak Tinggi Ahmad Sadar Datuk Tumenggung.

“Sekolah kita ini sudah layak untuk dinegrikan sebagai sekolah yang membawa misi agama Islam sesuai dengan pranata adat Minangkabau yang berslogan Adat Bersandi Sarak,Sarak Bersandi Kitabuloh,” tutur Pak Wali yang bergelar Datuk ini.

Dijelaskan, bahwasanya dia akan segera mengukur lokasi dengan perangkat negari dan menyerahkan tanah beserta sertifikat kepada Kementrian Agama untuk digunakan sebagai lokasi MTs Negeri.

Hal senada disampaikan H. Wigiono, Ketua Bamus Nagari Taratak Tinggi. Dirinya mendukung diberikannya MTs Beringin Sakti,  “Kalau kita lihat keberadaan dan input di  Kecamatan Timpeh, MTs Islamiyah Bringin Sakti adalah satu-satunya sekolah yang berlabel agama Islam,” ungkapnya.

Lain halnya H. Mulyono, Ketua Yayasan AL MUHAJIRIN yang menaugi MTs Beringin Sakti mengatakan, selain keterbatasan dana operasional, yayasan juga menurunnya image masyarakat kepada sekolah swasta.

“Itulah yang sekarang menjadi kendala di kita,” kata orang kelahiran Kabupaten Jember ini kepada petisi.co.

Sementara itu, Kepala Sekolah MTs Islamiyah  Alini Permatasari SPd, kepada petisi.co mengatakan, keinginan Yayasan dan masyarakat menyerahkan  kepada pemerintah untuk dijadikan MTs Negeri sejak tahun 2009.

“Namun waktu itu penyusunan dokumen baru masih bisa diusulkan pada tahun 2010 sesuai surat undangan yang dikirim oleh Kementrian Agama  kantor Wilayah Sumatera Barat, perihal kelengkapan dokumen kelengkapan madrasah yang akan diproses Penegerian Tahun 2010,” paparnya.

Sejak peristiwa itu, lanjut Alini, entah dokumen penegerian diserahkan atau belum, dirinya mengaku tidak tahu,  “Karena yang saya dengar dari kepala sekolah lama Basori, katanya kita menunggu acc dari pusat dan persetujuan Menpan, tetapi kenyataanya ditunggu sampai enam tahun MTs Negeri Beringin Sakti tidak muncul juga,” pungkasnya.

Diceritakan, berdasarkan data Dapodik Nasional  tertulis Madrasah  Tsanawiyah Swasta Beringin Sakti mulai beroperasi dari tahun 1987 dengan nama MTs Islamiyah Beringin Sakti. Secara historis, penyelenggaraan proses belajar mengajarnya awalnya menumpang di rumah Ny. Atun.

Namun, setelah mendapatkan bantuan sebuah papan bekas camp, dari PT Karya Wacana, pengurus menjadikannya satu buah ruangan kelas, sehingga proses belajar mengajar pindah di ruangan baru ini.

Tahun 2001 mendapatkan bantuan dana pembangunan untuk kantor dan tiga ruang kelas baru dari Dinas Pendidikan Kabubaten Sijunjung  (daerah ini dahulu masuk wilayah Kabupaten Sijunjung, sebelum ada pemekaram Kabupaten Dhamasraya 2004).

Ditahun 2012, MTs Islamiyah Beringin Sakti mendapat bantuan rehab ruang belajar dari Kanwil Kementrian Agama Sumatera Barat sebesar Rp 90 juta untuk atap lantai dan plafon yang sudah mulai dimakan usia.(gus)