Sembilan Anjal Terjaring Razia Puluhan Satpol PP

oleh
Anjal yang terjaring razia

PONOROGO, PETISI.COUsai obrak PK5 yang jualan di trotoar jalan Sultan Agung, jl. Ahmad Dahlan dan Jl.Soekarno – Hatta pada Kamis pagi (29/3/2018) Satpol PP Kabupaten Ponorogo langsung gelar razia anak punk dan gelandangan di seputaran aloon- aloon dan jalan – jalan protokol Kota Ponorogo. Pasalnya kehadiran anak punk dan gelandangan menganggu kenyaman warga. Mulai dari tingkahnya serta cara berpakainnya.

Petugas mendata anjal yang terjaring razia

Seperti yang terjaring hari ini dari keempat anak punk tersebut satu diantaranya perempuan yang masih berusia di bawah umur. Ia berpakaian acak-acakan mulai dari model anting, celana sobek – sobek dan bahkan mereka juga berbau apek karena jarang mandi serta tidur dan duduk sembarangan.

Dari salah satu anak punk yang terjaring Satpol PP diangkut ke kantor di lingkungan Pringgitan. Gadis bawah umur tersebut mengaku bernama Karin (16) asli Pacitan. “Saya ini sudah tidak dicari sama orang tuaku, karena percuma cari saya wong paling saya balik gini lagi dan ini kerazia yang kedua kalinya,” ketus Karin.

Salah satu anggota Satpol PP yang engan namanya ditulis mengaku kalau mereka ini akan dilakukan pendataan dan pembinaan. “Kami tak bosan merazia walaupun ini semua wajah lama dalam arti sudah pernah kita data dan kasih pembinaan namun juga tidak jera. Ini saya suruh mandi dulu sebelum kita data biar bersih tidak kusut apalagi baunya apek karena mereka jarang mandi,” ungkapnya.

Sementara Plt Kepala Satpol PP dan PMK Kabupaten Ponorogo, Lilik Slamet R ketika dimintai keterangan sampai berita ini ditulis enggan memberikan jawaban kepada wartawan. Berjam – jam WA kepadanya gak dijawab meski sudah dibuka. (mal)