Sepekan Lagi, Para Kiai Kediri Tentukan Dukungan Calon Gubernur Jatim

oleh

KEDIRI, PETISI.CO  – Tinggal sepekan lagi sejumlah tokoh ulama di Kediri akan menentukan dukungannya pada Pilgub Jawa Timur (Jatim). Hal ini disampaikan kiai sepuh Nahdlatul Ulama (NU) asal Kota Kediri, yang juga pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Amien Ngasinan, KH Anwar Iskandar.

Ditemui usai mengikuti apel kebangsaan di lapangan aula Muktamar Ponpes Lirboyo, KH Anwar Iskandar yang sering disebut Gus War ini mengaku, segera mungkin pihaknya bersama tokoh ulama NU akan membahas siapa calon yang paling bagus untuk mendapat dukungan pasti dalam Pilgub Jatim 2018.

“Kita saat ini belum bertemu dengan para tokoh, namun sesuai jadwal sebelum ramadan nama (dukungan calon) itu sudah keluar,” tegasnya, Sabtu (20/5/2017).

Menurut dia, para kiai masih harus bertemu dengan Ketua PKB untuk membahas siapa calon Gubernur Jawa Timur yang pantas untuk mendapat dukungan tersebut. “Yang jelas kita perlu menyampaikan harapan agar pemilukada ini bisa tenang, tertib dan tidak gaduh,” ujarnya.

Jika melihat sejumlah nama dalam Pilgub Jatim, calon kuat diprediksi nama Saifuloh Yusuf atau Gus Ipul. Kendati demikian, Gus War sendiri mengaku para kiai masih berfikir dalam memberikan dukungan. Pasalnya, para alim ulama ini masih menetukan partai apa yang akan digunakan untuk mengusung calon yang sudah mendapat dukungan para kiai.

“Seperti tadi saya katakan, Kemungkinan-kemungkinan tetap masih ada. Seperti kemungkinan pada Gus Ipul yang akan dicalonkan para kiai itu pasti ada. Tetapi, para kiai saat ini masih berfikir partai apa nanti yang akan digunakan sebagai kendaraan. Jadi semuanya masih serba mungkin,” tandasnya.

Lebih lanjut, Gus War mengakui jika dalam Pilgub Jatim periode 2018 – 2022, terdapat sejumlah kader NU yang bermunculan untuk memperebutan kursi Gubernur Jatim. Diantaranya seperti nama Saifulloh Yusuf atau Gus Ipul, Khofifah Indar Parawansa dan Halim Iskandar.

Ia menegaskan, ada dua poin penting yang dibahas nantinya untuk menjadi kesepakatan dalam musyawarah para tokoh ulama sebelum ramadan. “Komunikasi semua kader NU baik. Yang jelas inti musyawarah para kiai ini, pertama masih dalam tahap agar Pemilu di Jatim tidak setegang di DKI Jakarta. Kedua, kita harus mencarikan kendaraan apa yang sebaiknya digunakan calon yang sudah kita setujui itu,” pungkasnya.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu PKB memastikan akan mengusung Halim Iskandar dalam Pemilihan Gubernur Jatim 2018. Penegasan ini disampaikan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin usai menghadiri pengukuhan pengurus PKB Lamongan di Ponpes Matholi’ul Anwar, Karanggeneng, Lamongan.

Cak Imin mengaku, calon atau kandidat PKB untuk Pemilihan Gubernur Jatim sudah ada, yakni Ketua DPW PKB Jatim, Halim Iskandar. Dan PKB hanya mencari pasangan cawagub yang akan ditawarkan ke partai-partai untuk mencari titik temu.

“Sudah pasti yang kita usung adalah Halim sebagai cagub dan tinggal mencari wakilnya saja,” kata Cak Imin usai pengukuhan, Sabtu lalu di Lamongan.(dun)