PETISI.CO
Situs Ijen, Geopark Puncak Megasari Bondowoso.
PERISTIWA

Setelah 14 Tahun, Akhirnya Batas Wilayah Bondowoso dan Banyuwangi Mendapatkan Titik Temu

BONDOWOSO, PETISI.CO – Setelah 14 tahun, akhirnya batas wilayah kabupaten Bondowoso dan Banyuwangi, dikabarkan mendapatkan titik temu.

Kesempatan muncul, usai Kementerian Dalam Negeri memfasilitasi pertemuan dua kepala daerah tersebut.

Pertemuan dipimpin oleh Plh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Heru Tjahjono, Kamis (3/6/2021) kemarin, di Surabaya.

Dikonfirmasi, Bupati Bondowoso, Salwa Arifin, Jumat (4/6/2021) membenarkan adanya pembahasan tersebut.

Menurutnya, batas-batas yang disepakati seperti di sekitar Gunung Raung, Gunung Rante, sekitar Kawah Ijen dan Gunung Ringgit.

“Sisi tepi bibir Kawah Ijen sebelah barat itu wilayah Kabupaten Bondowoso. Kemudian, sisi bibir sebelah timur Kawah Ijen itu wilayah Kabupaten Banyuwangi,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemkot Surabaya dan KPU Tandatangani Addendum NPHD Untuk Pilkada Surabaya 2020

Selain itu, Salwa menerangkan, pertemuan itu sebagai pelaksanaan atas ketentuan Peraturan Pemerintah (PP), Nomor 43 tahun 2021.

“Hasilnya, penegasan batas daerah antara dua Kabupaten khususnya sub segmen di atas perairan Kawah Ijen pun disepakati,” kata orang nomor satu di Bondowoso itu.

Lebih lanjut, ia menyebut, sebelumnya telah diadakan beberapa kali pertemuan. Mulai sejak 2007 untuk membahas batas.

Namun, baru tiga kali pertemuan yang kemudian menghasilkan berita acara yang berisi 11 sub segmen kesepakatan batas antara dua Kabupaten.

Baca Juga :  Polres Pasuruan Kota Gelar Bansor di Daerah Terkena Banjir

Pertemuan pertama pada 26-28 November 2018 dan menghasilkan berita acara berisi lima sub segmen batas kesepakatan.

Selanjutnya, pada 20 Juni 2019 yang menghasilkan berita acara dengan lima sub segmen batas kesepakatan.

“Pertemuan ketiga itu tahun lalu, yakni 16 Juli 2019. Ini terkait sub segmen batas di atas perairan Kawah Ijen. Finalnya, kemarin untuk sub segmen di perairan Kawah Ijen. Jadi empat berita acara,” urainya.

Selama pembahasan ini, telah konsisten menjadikan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 141 tahun 2017, sebagai pedoman dalam penyelesaian penegasan batas wilayah kedua Kabupaten.

Baca Juga :  Kapolda Jatim dan Pangdam V/Brawijaya Beri Pengarahan Anggota di Banyuwangi

Setelah adanya kesepakatan nantinya bakal ada dokumen perbatasan yang baru yang akan ditetapkan oleh Permendagri.

“Dokumen perbatasan ini hasil kesepakatan dari tiga kali pertemuan itu. Artinya, dokumen perbatasan yang sudah final disepakati Bondowoso dan Banyuwangi,” cetusnya.

Seraya menambahkan, dengan hasil ini, Bondowoso dipastikan akan turut mengelola wisata Kawah Ijen.

“Siap untuk bekerjasama dengan Kabupaten Banyuwangi untuk memajukan pariwisata di Kawah Ijen,” pungkasnya. (tif)

terkait

Pembinaan Pramuka SWK Persami Semester I 2019 di Kebun Bibit

redaksi

Tolak RUU HIP, DPD RI Bentuk Timja

redaksi

Gencarkan Testing, Risma Instruksikan Jajarannya Sasar Kawasan Mal di Surabaya

redaksi