Setiajit : Puskesmas Berperan Penting Layani Kesehatan Masyarakat

oleh
Pjs Bupati memotong pita didampingi Camat, Direktur RSUD dan Kepala Puskesmas

Puskesmas Megaluh Ditingkatkan Bisa Layani Rawat Inap

JOMBANG, PETISI.CO – Peresmian gedung baru dan penetapan Puskesmas Megaluh sebagai Puskesmas Rawat Inap oleh Pjs Bupati Jombang Setiajit SH. MM, dihadiri Asisten I, Direktur RSUD, Forpimcam, Kepala Puskesmas dan jajarannya, Kepala Desa serta undangan, bertempat di UPTD Puskesmas Kecamatan Megaluh Kabupaten Jombang, Kamis (1/3/2018).

Pjs Bupati Jombang Setiajit menyampaikan, bahwa Puskesmas mempunyai peran penting untuk pelayanan kesehatan masyarakat.

Di Kabupaten Jombang ada 34 Puskesmas yang 20 ada rawat inapnya. Rumah Sakit rujukan yang layak RSUD dan RS Ploso.

“Semua itu merupakan wujud kepedulian Pemerintah Daerah kepada masyarakat Jombang terhadap kesehatan dan merupakan prioritas utama dan tetap bekerja keras walaupun diterpa badai,” jelasnya.

Lanjut Setiajit, Puskesmas melakukan upaya untuk kesehatan dengan mendahulukan promotif (promosi) dan preventif (pencegahan).

Tugas Puskesmas untuk menggerakkan perilaku bersih dan hidup sehat.

Pemerintah daerah mendahulukan 20 unit Puskesmas untuk Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). “Secepatnya akan saya tanda tangani Perbup untuk BLUD,” ujarnya.

Sementara, Setiajit menyampaikan untuk Puskesmas semakin baik pelayanannya hardware untuk bisa merawat gedung dan peralatannya.

Software tidak boleh berhenti begitu saja, harus mengikuti perkembangan teknologi komputer, bisa mengetahui adanya penyakit Dipteri dan Ashpa yang menular.

“Deksware senantiasa menjadikan kebutuhan dan pelayanan kesehatan menjadi terbaik di Jombang,” jelasnya.

Pjs Bupati memotong tumpeng didampingi Asisten 1, Direktur RSUD dan Kepala Puskesmas

Direktur RSUD Jombang Pudji Umbaran menyampaikan, bahwa di Kecamatan Megaluh ada 1 Puskesmas Megaluh terdiri dari 13 desa, 13 Polindes, 3 Postu, dan 2 Polkeedes.

Jumlah penduduk di wilayah Megaluh ada 37.545 jiwa.

“Puskesmas Megaluh ada pelayanan pemeriksaan umum, KIA KB, imunisasi, gigi dan mulut, lansia, gizi dan laktasi, kesehatan reproduksi remaja, promosi kesehatan, kesehatan lingkungan, laboratorium dan farmasi,” jelasnya.

Lanjut Pudji, bahwa masyarakat Megaluh menghendaki didirikan Puskesmas rawat inap, supaya pelayanan kesehatan masyarakat menjadi optimal.

Tahun 2016 mulai dilakukan pembangunan gedung rawat inap berasal dari dana DAK sebesar Rp 657.275.000,- dan dana pengembangan dari dana cukai sebesar Rp. 150.000.000,-.

“Akhir tahun 2017 Puskesmas Megaluh sebagai Puskesmas terakreditasi madya,” pungkasnya.(rahma)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.