PETISI.CO
Angga saat menjadi pembicara di diskusi publik di Unair Surabaya
OLAHRAGA

Soal GBT Bau Sampah, Airlangga: Bentuk Perhatian Gubernur Khofifah Terhadap Pengelolaan Kota Surabaya

SURABAYA, PETISI.CO – Pernyataan Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa terkait bau sampah yang kurang sedap di Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, semestinya dimaknai sebagai rasa perhatian dan rasa sayang Ibu Gubernur, terhadap pengelolaan kota Surabaya, termasuk warga Surabaya dan supporter Surabaya.

Hal itu disampaikan dosen dari Fisip Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Airlangga Pribadi Kusman dalam  menanggapi statemen Gubernur Khofifah tersebut yang menimbulkan perdebatan hangat di masyarakat, Minggu (3/11/2019).

BACA JUGA : GBT Bau Sampah, Gubernur Ajukan Kanjuruhan Sebagai Venue PD U-20

Menurutnya, bau yang kurang sedap di GBT, karena pengaruh kedekatan dengan TPA Benowo, ada baiknya dimaknai sebagai ajakan positif untuk memberi kerangka solutif terbaik. Seperti mempercepat program, baik yang tengah dilakukan oleh Provinsi Jatim maupun Kota Surabaya, untuk membangun pengelolaan limbah lebih cepat dan lebih baik lagi.

Baca Juga :  Minggu Militer, Kodim Mojokerto Gelar Foot Mobility

“Komentar Khofifah semata-mata agar Pemkot Surabaya membenahi pengelolaan sampah, yang hanya berjarak sekitar 200 meter dari Stadion GBT. Mengingat GBT salah satu stadion yang bakal menjadi venue Piala Dunia U-20 tahun 2021 mendatang,” ujarnya.

Karena itu, dia menyayangkan sikap netizen yang ramai-ramai menyikapi negatif pernyataan Khofifah soal GBT. Bahkan, netizen dengan sengaja membenturkan Khofifah dengan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

“Sebenarnya hal itu tidak perlu direspon reaktif, karena response reaktif itu justru menghalangi pembenahan Kota Surabaya, yang saat ini sudah baik justru lebih baik lagi,” kata Angga, sapaan akrabnya.

Baca Juga :  Kapolres Ponorogo Pelototi Latihan Beladiri Anggota

Angga yakin Khofifah ingin GBT tetap dipilih FIFA sebagai salah satu venue ajang International nanti. Sehingga terpilihnya GBT sebagai venue bisa membawa bangga Jatim ke kanca inernational.

“Sehubungan dengan hal itu perhatian Gubernur terhadap persiapan penyelenggaraan World Cup U-20 tahun 2021, termasuk penyiapan venue yang lain hendaknya dimaknai sebagai dukungan, untuk mengharumkan nama Indonesia-Jawa Timur dan Surabaya di pentas internasional,” kata Angga. (bm)

terkait

Gagal di Piala AFF, PSSI Harus Lakukan Evaluasi

redaksi

Gelar Resepsi, Evan Dimas Undang Walikota Risma dan Presiden Persebaya

redaksi

Asprov PSSI Jatim Apresiasi Langkah Surabaya Jadi Tuan Rumah PD U-20

redaksi