PETISI.CO
Pemkab Dharmasraya telah mengalokasikan dana insentif untuk para Imam, Gharim, Khatib, Bilal, Guru TPQ, Guru RA, Guru Tahfizh, dan Guru Ponpes, yang dititipkan melalui APB Nagari.
PERISTIWA

Sosialisasi New Normal, Ini Pesan Bupati Dharmasraya Kepada Unsur Pemuka Agama

DHARMASRAYA, PETISI.COUntuk mencegah pertambahan kasus Covid-19 di tengah pemberlakuan new normal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat terus aktif melakukan sosialisasi agar masyarakat dapat memahami tatanan normal baru yang menjadi anjuran pemerintah, Rabu (12/08/2020).

Pemkab Dharmasraya memberikan sosialisasi kepada para pemuka agama, pengurus/petugas masjid serta para guru agama nonformal (Guru Tahfizh, Guru TPQ, Guru RA dan Guru Ponpes) di Kecamatan Sungai Rumbai dan Kecamatan Asam Jujuhan, terkait penerapan tatanan normal baru. Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, bahkan turun langsung untuk memberikan sosialisasi.

Baca Juga :  Program PSR di Dharmasraya Kembali Dilanjutkan

“Kita berharap para pemuka agama dan pengurus masjid dapat selalu mematuhi protokol kesehatan, serta menyampaikan dan memberikan arahan kepada para jemaah tentang bagaimana beribadah di masa pandemi ini. Ini sangat penting untuk mencegah penyebaran Covid-19,” ujar bupati saat memberikan kata sambutan.

Dikatakan bupati, hingga saat ini jumlah masyarakat Kabupaten Dharmasraya yang terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 34 orang. Dari 32 orang diantaranya sudah dinyatakan sembuh, dan dua orang sisanya masih dalam proses penyembuhan.

“Kita berharap ke depan tidak ada lagi penambahan kasus. Untuk itu, kita semua harus disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan, serta selalu menjaga kebersihan lingkungan tempat ibadah,” pesan bupati.

Baca Juga :  Warga Pendekar PSHT Cabang Magetan Ikuti Vaksinasi Merdeka Polres Magetan

Di sisi lain, pada kesempatan itu bupati juga menyampaikan terima kasih kepada para pemuka agama, pengurus/petugas masjid dan guru agama yang selama ini telah ikut berkontribusi dalam pembangunan bidang keagamaan di Kabupaten Dharmasraya.

Sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah, kata bupati, Pemkab Dharmasraya telah mengalokasikan dana insentif untuk para Imam, Gharim, Khatib, Bilal, Guru TPQ, Guru RA, Guru Tahfizh, dan Guru Ponpes, yang dititipkan melalui APB Nagari.

Jumlah anggaran yang dialokasikan untuk kegiatan ini bahkan terus meningkat sejak tahun 2016, dengan jumlah penerima mencapai 1.405 orang. Dan untuk tahun 2020, Pemkab Dharmasraya telah mengalokasikan dana sebesar Rp 4,7 milyar lebih untuk dana insentif ini.

Baca Juga :  Bupati Dharmasraya Bahas Percepatan Rencana Usulan Pembangunan Feeder Tol Dharmasraya-Kuansing-Inhu

“Semoga di tahun berikutnya bisa kita tingkatkan lagi sesuai kemampuan keuangan daerah,” tandas bupati. (gus)

terkait

Serbuan Vaksin Dosis Dua Kodam V/Brawijaya Sasar Ratusan Pelajar SMKN 1 Mojoanyar

redaksi

DPRD Jatim Ajak Pangdam V/Brawijaya Bahas Penanganan Pandemi

redaksi

Dompeng Emas, Siswa SMU Tewas Tenggelam Tertimbun Pasir

redaksi