Takut Razia Polisi, Penjudi Cap Jie Kie Hanyut di Sungai Bondhoyudo

oleh
: Kapolres AKBP Raydian Kokrosono Pimpin Pencarian Korban Hanyut

LUMAJANG, PETISI.CO – Penggerebekan arena judi cap jie kie di Desa Kedungrejo Kecamatan Rowokangkung Lumajang oleh petugas Polsek Rowokangkung,  membawa korban, seorang bernama Tridi Asmoko (37) warga Dusun Pondok Kobong Desa Kedungrejo Kecamatan Rowokangkung hanyut terbawa arus sungai Bondoyudho, jazadnya belum ditemukan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  Kabupaten Lumajang dan Tim SAR serta Tim Reaksi Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC -PB),Polri dan TNI bersama warga terus melakukan pencarian terhadap korban di sepanjang aliran Sungai tersebut.

Informasi diterima PETISI.CO,  peristiwa hanyutnya Tridi Asmoko (37) bermula, saat dia bersama beberapa warga lainnya sedang bermain capjiki di pinggir Sungai Bondoyudo, tepatnya di Gang Parket Dusun Pondok Kobong Desa Kedungrejo.

Rupanya korban tidak menyangka sekitar pukul 11.00 WIB, Polsek Rowokangkung melakukan patroli di sekitar kawasan tersebut. Beberapa orang yang asik bermain capjiki melihat mobil patroli Polsek yang melintas dan langsung berhamburan menyelamatkan diri , Sedang 5 orang melompat ke Sungai Bondoyudo.

Kepala BPBD Lumajang, Ir. Teguh Wijayono MM pencarian terhadap korban.

Teguh menjelaskan, kelima orang yang melompat ke sungai. empat diantaranya berhasil selamat. Sedangkan Tridi Asmoko hanyut terbawa derasnya sungai Bondoyudho.

“Korban saat itu menggunakan kaos warna telur asin, celana pendek jeans warna coklat. Korban menurut temannya tidak bisa berenang,”katanya.

Tampak Kapolres Lumajang, AKBP. Raydian Kokrosono bersama Polsek Rowokangkung dan Tim SAR, TRC PB juga ikut melakukan penyisiran menjari korban hanyut. (ulum subekti)