Taman Seribu Lampu di Blora, Kian Merana

oleh
Kalau malam banyak lampu yang rusak, sedang siang hari banyak pedagang kaki lima.

Tak Dirawat, Butuh Ketegasan Bupati

BLORA, PETISI.CO – Pemandangan teduh dan rindang di taman seribu lampu yang terletak di sepanjang jalan Ronggolawe – Cepu Kabupaten Blora, Jawa Tengah membuat jujugan warga untuk melepas dahaga dari segala aktivitas sehari-sehari.

Taman seribu lampu dibangun di tengah-tengah jalan, dimana di dalamnya terdapat tempat duduk untuk santai dan tiang-tiang lampu bulat.

Puluhan pohon palm, trembesi mengelilingi taman seribu lampu tersebut hingga membuat taman menjadi sejuk dan rindang. Apalagi di malam hari lampu menyala, membuat taman kelihatan terpesona keindahanya.

Sayangnya, kondisi taman seribu lampu itu tidak terawat, lampu-lampu banyak yang rusak, paving dan tempat duduk juga  retak-retak.

Belum lagi, keberadaan taman seribu lampu itu sekarang tumbuh pedagang kaki lima, sehingga tidak terlihat indah lagi seperti dulu saat malam hari.

Pengakuan Ariani, pedagang kaki lima yang sehari-hari jualan es degan dan kopi kotok di taman seribu lampu‎, ia sudah hampir 10 tahun berjualan di taman seribu lampu itu.

Dengan mengeluarkan seribu lima ratus perhari, ia bisa berjualan 24 jam di lokasi taman yang berjuluk seribu lampu itu. “Saya bayar ke petugas yang mengaku dari kecamatan,” tutur Ariani.

Samsul, seorang pengunjung, ketika singgah di taman seribu lampu itu menuturkan ke wartawan Petisi.com, kalau taman ini harus dirawat kembali. “Seharusnya pedagang kaki lima tidak boleh di atas taman ini dan harus diatur, sehinggah tidak menginjak taman. Semua ini perlu ketegasan dari pemerintah Kabupaten Blora. Melalui Dinas Pertamanan, taman harus dirawat kembali, puluhan lampu yang rusak juga harus segera diganti,” ujar Samsul, Minggu (22/1/2017).(iwn)

No More Posts Available.

No more pages to load.