Tekan Penyebaran Covid-19, Kapolres Gresik bersama Forkopimda Gelar Rapat Evaluasi

oleh -336 Dilihat
oleh
Kapolres Gresik bersama Forkopimda gelar rapat evaluasi.
-->

GRESIK, PETISI.COForkopimda Kabupaten Gresik melaksanakan Rapat Kordinasi dalam rangka evaluasi, peningkatan covid-19 di kabupaten Gresik bertempat di ruang rapat Graita Eka Praja lantai II Kantor Pemkab Gresik, Kamis (24/6/2021).

Kegiatan Rakor tersebut dihadiri Bupati Gresik H.Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Hj. Aminatun Habibah, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, SH, S.I.K, MM, Ketua DPRD Much Abdul Qodir, Kajari Gresik Heru Winoto, Sekda Gresik Poncoatmojo Iswinarno, Ass III Setda Kab.Gresik Tursilowanto Hariogi, Kadinkes Gresik drg.Saifudin Ghozali, Kemenag Gresik Markus, Kasatpol PP Abu Hasan, Camat jajaran Pemkab Gresik, Danramil Jajaran Kodim 0817 Gresik dan Kapolsek Jajaran Polres Gresik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, dalam giat rakor tersebut menyampaikan, bahwa tiga pilar harus terus meningkatkan kinerjanya untuk menekan angka Covid 19 diwilayah Kab Gresik.

“Kondisi pendemi Covid-19 hampir merata di varian baru ini, semua pasien membutuhkan oksigen,” ujar Bupati Gresik.

Untuk penekanan PPKM Mikro, lanjut Bupati Gresik, Camat harus dikomunikasikan dan duduk bersama Kepala Desa dalam PPKM mikro. Sudah jelas bahwa di desa desa harus ada posko Covid-19.

“Apabila penekanan PPKM mikro di tambahkan, maka punya alternatif lain lagi untuk melakukan isolasi lagi,” tutur Gus Yani, sapaan akrab Bupati Gresik ini.

Yani juga menjelaskan, bahwa PPKM Mikro masih menjadi alternatif untuk menekan angka penyebaran covid-19. Apabila RT nya zona merah, maka ditutup saja RT nya mengedukasi seluruh kepala desa yang ada, PPKM mikro harus dibaca dan dilaksanakan. “Setiap desa harus ada ruang isolasi dalam keadaan sedang, ringan yang dapat diisolasi di tempat tersebut,” ucapnya

Sementara, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, SH, S.I.K, MM, mengungkapkan, bahwa Covid-19 ternyata sudah sangat menghawatirkan. Maka perlu kebijakan yang lebih ketat dalam menjaga prokes ditingkat masyarakat.

“Rencana penambahan TT dan pembukaan gejos perlu percepatan, untuk segera dapat direalisasikan,” ungkap Kapolres Gresik.

Kapolres menambahkan, hubungan tata cara kerja antar instansi untuk di evaluasi dalam pelaksanaan pengendalian covid, Satgas pemakaman jangan semua diserahkan ke dinas kesehatan, tetapi perlu di bentuk satgas pemakaman di tingkat desa cukup.

“Jam malam perlu diaktifkan kembali untuk mengurangi mobilitas masyarakat jika diperlukan, dan perlu kesepakatan untuk menerapkan PSBB kembali.” pungkas orang nomer satu di jajaran Polres Gresik ini. (bah)

No More Posts Available.

No more pages to load.