Teledor, Dapur Warga Tanjungrejo Ludes Terbakar

oleh
Peugas dibantu warga memadamkan api

JEMBER, PETISI.CO – Akibat keteledoran istrinya, tidak mengontrol kembali api di tungku yang dipadamkan setelah memasak air, dapur milik Jumono (60), warga Dusun Krajan Wetan Rt 18 Rw 03, Desa Tanjungrejo Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember, Senin (27/2/2017) pukul 20.00 terbakar.

“Malam itu istri saya memasak air di dapur memakai tungku, kemudian setelah air matang, api tungku dipadamkan, selanjutnya istriku langsung tidur,” ungkap Jumono Selasa (28/2/2017).

Namun, tanpa diketahuinya, lanjut Jumono, ternyata api tak semuanya padam.  Masih ada bara yang hidup, tak berselang lama, diduga karena tertiup angin, bara menyala dan menjadi percikan api, yang semakin lama api semakin besar.

“Api membesar, saya kira setelah kayu kering yang berada di samping tungku, yang di memang sudah ada sebelumnya, terbakar,” katanya.

Hanya dalam hitungan menit, api pun menjalar ke seluruh dapur. Beruntung, api tak sampai menjalar ke ruang tengah rumah dan bagian rumah lainnya. Jumono terbangun dari tidurnya dan memadamkan api sambil berteriak minta tolong.

Sontak, warga sekitar yang mendengar teriakan minta tolong, beranjak keluar rumah, dan tanpa perintah, warga bersama Jumono bergotong-royong memadamkan api dengan air dan alat seadanya.

“Melihat ada kobaran api dari dapur, saya beranjak melihatnya, eh ternyata benar, ¬†saya pun berteriak minta tolong. Beruntung api belum menjalar ke bagian rumah lainnya,” ujarnya.

Terlihat, tak berselang lama setelah mendapat laporan warga, petugas dari Kepolisian Sektor Wuluhan dipimpin langsung Kapolsek Wuluhan AKP M, Zainuri, S.Sos mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Setelah semua terkendali, petugaspun nampak langsung melakukan penyelidikan dan olah TKP.(yud)