Teler Miras, Teriak-teriak, Warga Wonosari Dibabat Clurit

oleh
Team Opsnal Mapolsek Puger tangkap pelaku pakai baju lorek Mohamad Saiful Bahri

JEMBER, PETISI.CO – Insiden  pembacokan terhadap Solehan (32), asal Dusun Krajan, Desa Wonosari, Kecamatan Puger, yang dilakukan

Mohamad Saeful Bahri (33), warga Dusun Krajan II, Desa Kasiyan Timur, Kecamatan Puger, Jumat (21/4/2017) malam, gegerkan Warga Dusun Krajan II Desa Kasiyan Timur, Kecamatan Puger Kabupaten Jember.

Warga sekitar kejadian berhamburan keluar setelah terdengar jeritan dari arah Pos Kamling. Sontak, dengan banyaknya warga mendatangi TKP, membuat pelaku melarikan diri, meninggalkan korban yang sudah bersimbah darah tak berdaya.

Menurut Kapolsek Puger AKP Sudaryanto, awal mula pembacokan yang terjadi antar keduanya adalah dipicu permasalahan, korban tanpa sebab jelas dan dalam keadaan pengaruh alkohol, korban berteriak di depan rumah tersangka dengan mengeber-geber motor jenis Beat.

“Gerah, tersangka (Saeful Bahri alias Mat) akhirnya mendatangi korban. Percek-cokan keduanya pun terjadi, emosi, tersangka mengambil sebilah clurit di pos kampling dan membabat perut sebelah kiri korban bernama Solehan,” ujarnya.

Mendapat laporan warga perihal insiden berdarah tersebut, pihak Polsek Puger dipimpin Ajun Komisari Polisi Sudariyanto bersama Team Opsnal Reserse mendatangi lokasi kejadian.

Berdasarkan kesaksian saksi, akhirnya tidak selang beberapa jam pelaku pun ditangkap ditempat persembunyiannya.

“Berdasarkan olah TKP, akhirnya pelaku berhasil kita tangkap ditempat persembunyiannya,” ujarnya.

AKP Sudariyanto menambahkan, jika insiden berdarah ini dipicu akibat masalah lama antar keduanya.  Pihaknya akan mengunakan pasal penganiayaan berat.

“Dari olah TKP pihak kami juga mengamankan sebilah clurit, dan dua botol miras jenis anggur merah, pelaku sudah kami amankan,” pungkasnya.(yud)