Terapkan Budaya Berbelanja Baru dengan Gencarkan Penerapan Protokol Kesehatan di Area Pasar

oleh -127 Dilihat
oleh
Terlihat stan pedagang di salah satu pasar di Kota Surabaya yang sudah terpasang tirai.

SURABAYA, PETISI.CO – Diterapkannya konsep Pasar Tangguh oleh Pemkot Surabaya di sejumlah pasar yang dikelola oleh PD Pasar Surya, dimaksudkan untuk melakukan perubahan budaya cara berbelanja dengan menerapkan protokol kesehatan.

Perubahan budaya yang akan diterapkan di Pasar Tangguh itu, diantaranya pedagang dan pengunjung wajib memakai masker, serta dilakukan pengecekan suhu badan.

Tak hanya itu saja, cara bertransaksi yang semula dilakukan dengan pembayaran langsung, yang artinya pembeli langsung memberikan uang kepada pedagang atau pedagang memberikan kembalian kepada pembeli, kini tak bisa dilakukan.

Pasalnya kebijakan penerapan Pasar Tanggu itu mengharuskan ke dua belah pihak menaruh uang pembayaran atau kembalian di nampan yang telah disediakan.

“Sekarang cara atau budaya itu diubah. Pembayaran dialihkan menggunakan nampan. Pembeli menaruh uang di nampan, lalu jika ada uang kembalian juga diletakkan di nampan itu,” kata Direktur Teknik dan usaha PD Pasar Surya Muhibuddin, Minggu (14/6/2020).

Perubahan budaya berbelanja itu dimaksudkan untuk meminimalisir terjadinya kontak fisik antara pedagang dan pembeli ketika melakukan transaksi.

Nampan yang digunakan menjadi tempat menyalurkan uang.

Muhibuddin menambahkan, pihaknya juga mulai melakukan sosialisasi di pasar-pasar di bawah pengelolaan PD Pasar Surya. “Ini sudah mulai kita sosialisasi dan terapkan di pasar-pasar yang kita kelola, termasuk di dua pasar tangguh yakni di Pasar Genteng Baru dan Pasar Tambakrejo,” terangnya.

Skema alur yang diterapkan dalam upaya menjalankan Pasar Tangguh tak berhenti hanya sampai di situ saja, stan-stan pedagang juga diberi pembatas berupa tirai yang terbuat dari plastik. Saat ini pemasangan tirai tersebut masih secara bertahap.

“Memang belum semua stan ada tirai plastiknya, namun kami berharap ke depan secara bertahap semua stan bisa menerapkan ini,” jelasnya.

Pemkot Surabaya sendiri setidaknya telah membagikan 10 ribu nampan gratis kepada para pedagang di 67 pasar dibawah pengelolaan PD Pasar Surya. (nan)

No More Posts Available.

No more pages to load.