Terus Tingkatkan Nilai Akedemik Malalui PTSBK di SNEBA

oleh -172 Dilihat
oleh
Siswa SNEBA saat mengikuti PTSBK, di hari pertama saat didampingi guru pengawas

BATU, PETISI.CO – Penilain Tengah Semester Berbasis Komputer (PTSBK), kendati rangkaian berbasis pembelajaran, maka di tahun sebelumnya, SMP Negeri 06 Batu masih mengunakan berbasis kertas.

PTSBK berbasis komputer ini selama tiga minggu berjenjang, siswa mengerjakan secara bergantian. Sedangkan berbasis kertas, paling lama satu minggu.

Kepala SMPN 06 Batu, Budi Prasetyo SPd, menuturkan, yang ingin dicapai dari sisi pelaksanaan bisa lebih jujur. Sehingga nantinya, siswa melaksanakan UNBK mereka sudah terbiasa.

“Dengan penerapan IT, komitmen sekolah untuk berupaya mengembangkan teknologi, komunikasi untuk pembelajaran dengan mengoktimalakan komputer yang ada,” ucapnya Senin sore (17/9/2018).

Siswa SNEBA saat mengikuti PTSBK, di hari pertama saat didampingi guru pengawas

Dia jelaskan, saat ini jumlah siswa SNEBA sebanyak lima ratus tujuh puluh tiga dengan per sesi dua ruang.

“Dalam satu ruang, berkapasitaskan tiga puluh lima unit komputer. Dalam satu hari, kita jadwalkan mencapai tujuh sesi. Sedangkan siswa yang lainnya, mereka mengikuti Proses Belajar Mengajar  (PBM), didalam kelas seperti biasa,” jelasnya, sembari menunjukkan ruang PTSBK.

Dia tambahkan, masih kata Budi, dalam satu kelas ada dua mata pelajaran dalam satu hari. Seperti Senin (17/9/2018), yaitu Mapel IPS, dan Bahasa Indonesia.

“Saya berharap, siswa SNEBA dengan mengikuti PTSBK berbasis komputer ini mereka dapat lebih familier dengan IT. Sehingga ada dampak, pembelajaran bagi mereka dapat berjalan dengan efektif dan lebih murah tidak mengunakan kertas,” paparnya.

Dia tandaskan, prosesi PTSBK sesi pertama dimulai pagi 07.00 WIB sampai 16.30 WIB, sampai sesi ke tujuh. Ia juga mendukung dan memfasilitasi generasi melenia, sekaligus mengembangkan pembelajar abad 21.

“Disayangkan ada sedikit trobel atau hambatan di jam pertama, dari tim operator belum melakukan singkronisasi. Jadi waktu pelaksanaan tes, siswa  akhirnya sedikit tetunda dan harus menunggu selama sepuluh menit,” pungkasnya.(eka)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.