Tim Kalamunyeng Gagalkan Rencana Tawuran Gangster Gresik dan Surabaya

oleh
oleh
Waka Polres Gresik, Kompol Danu saat Press Conference, Jumat (9/5/2025)

Gresik, petisi.co – Aksi gangster kembali terjadi, kali ini tepatnya di wilayah Kab. Gresik. Menanggapi hal tersebut polisi gerak cepat dan mengamankan dua remaja warga Kecamatan Driyorejo, pada Kamis (8/5/2025) sekira pukul 02.00 WIB.

Kejadian berawal dari informasi warga masyarakat adanya remaja yang diduga hendak melakukan aksi tawuran. Dimana dari remaja tersebut terlihat ada yang membawa sajam (senjata tajam) jenis celurit panjang dan mereka rencana akan melakukan tawuran di Jl. Raya Radegansari, Kec. Driyorejo Gresik.

Sebelumnya sekelompok tersebut telah berkumpul di Perumahan Kota Baru Driyorejo, kemudian anggota Satuan Sabhara Kalamunyeng Polres Gresik melakukan penyisiran di sekitaran Kota Baru Driyorejo. Ternyata mereka suda bergerak menuju perbatasan antara Gresik dan Surabaya.

“Saat itu mereka sudah bergerak ke arah perbatasan Gresik Surabaya, langsung dilakukan pengejaran oleh anggota dan berhasil mengamankan dua orang laki laki inisial ABR dan MT, yang saat itu berboncengan sepeda motor dengan membawa celurit panjang dan sempat dilempar di area persawahan,” terang Waka Polres Gresik, Kompol Danu saat Press Conference, Jumat (9/5/2025).

Rencananya, lanjut Kompol Danu, yaitu Gangster remaja Cemen akan tawuran dengan Gangster remaja Lidah Sepat Surabaya. Dari pengejaran tersebut berhasil diamankan barang bukti yaitu 1 unit sepeda motor dan 1 buah celurit panjang.

“Kepada masyarakat, sehubungan dengan maraknya aksi tawuran dari para gangster yang meresahkan, kami dari Polres Gresik mengimbau seluruh warga masyarakat, yaitu meningkatkan pengawasan pada anak anak terutama di malam hari. Kemudian melaporkan segera kepada pihak yang berwenang jika melihat gerombolan mencurigakan yang kegiatannya mengarah kepada kekerasan,” imbau Waka Polres Gresik.

Maka seperti pentingnya wawasan, tambah Waka Polres Gresik, etika dan toleransi dan tidak terprovokasi oleh ajakan atau konten di media sosial yang memicu permusuhan dan dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan positif di lingkungan, seperti karang taruna dan kegiatan agama.

“Mari bersama sama kita ciptakan satu lingkungan yang aman, damai dan kondusif untuk wilayah Gresik ini,” tegas Kompol Danu Anindhito. (bah)

No More Posts Available.

No more pages to load.