Tim Pengawasan Orang Asing Kabupaten dan Kecamatan se-Kabupaten Bondowoso Dikukuhkan

oleh
Tim Pengawasan Orang Asing Kabupaten dan Kecamatan se-Kabupaten Bondowoso Dikukuhkan

BONDOWOSO, PETISI.CO – Pengukuhan dan rapat tim Pengawasan Orang Asing Kabupaten dan kecamatan se-Kabupaten Bondowoso  dilaksanakan di Gedung Serbaguna Hotel Ijen View, Selasa (15/5/2018).

Acara dihadiri Muspika se Kabupaten Bondowoso, dan Kepala Kejaksaan Negeri Bondowoso diwakili Kasi Intel Hadi Marsudiono, SH dan sejumlah perwakilan dari unsur Pemkab Bondowoso.

Menurut Tohadi, Kepala Bidang Intelejen, Penindakan, Informasi dan Sarana Komunikasi Kantor  Wilayah Imigrasi Jawa Timur mengatakan, keberadaan orang asing di Kabupaten Bondowoso tercatat ada 15 orang asing.

“Diantaranya 10 orang gabungan keluarga, 2 orang bekerja di sebuah perusahaan Bondowoso, dan 2 orang pemegang kitab, berarti untuk tenaga kerja asing yang ada di Bondowoso ada 2 orang,” terang Tohadi

Tohadi menyampaikan, bahwa kedatangan wisatawan asing ke Indonesia memberikan dampak positif dan negatif, sehingga dalam hal ini kita membentuk Timpora yang selanjutnya akan berkoordinasi, maka dalam pengawasan terhadap keberadaan orang asing baik di tingkat kabupaten dan kecamatan dengan harapan bisa sedini mungkin  mengantisipasi persoalan negatif dampak kehadiran tamu asing di Indonesia.

Lanjut Tohadi, “Memang secara positif kedatangan wisatawan asing bisa memberi kontribusi bagi masyarakat untuk mendorong meningkatkan kualitas alih teknologi dan meningkatkan pelimpahan devisa yang pada gilirannya dapat mensejahterakan masyarakat Indonesia.”

Namun disisi negatif,  wisatawan asing perlu diwaspadai agar tidak dijadikan tumpangan kepentingan negatif, seperti dominasi ekonomi dan ketenagakerjaan serta untuk kepentingan kejahatan trans nasional, seperti pencurian kekayaan alam, terorisme dan bisnis narkoba.

“Jadi permasalahan yang kompleks tersebut pada akhirnya bisa merugikan kepentingan negara,” imbuh Tohadi.

Hingga tahun 2017  di Jawa Timur sudah terbentuk 560 tim pengawasan orang asing tingkat kecamatan. Sedangkan di tingkat kabupaten sudah terbentuk 41 tim pengawasan orang asing, totalnya semua tim yang terbentuk sebanyak 601, ini terbanyak se –Indonesia.

Kartana. SH dari Kementrian Hukum dan HAM wilayah Jatim menyampaikan kepada peserta rapat, “Saya dari Jakarta, Surabaya, dan kota lainnya sebelum sampai ke Bondowoso ingin menyaksikan pengukuhan Timpora kabupaten dan kecamatan, sekaligus membahas tentang bagaimana antisipasi kejadian serangan teroris, mengingat info Intelijen bahwa teroris tidak akan berhenti, jadi mulai saat ini kepala desa, camat, dan sejumlah pimpinan di lingkup Pemkab Bondowoso harus berperan dalam mengantisipasi adanya kejadian keamanan Nasional sepertii upaya teroris melakukan aksi teror bom bunuh diri,” terangnya.(cip)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.