TNI-Polri dan Pemda Karbak Bersihkan Sungai Penyebab Banjir Tempuran

oleh
Karbak pembersihan Sungai Avour Watudakon, Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Ahad (23/01/2022).

MOJOKERTO, PETISI.COSejumlah aparat gabungan TNI-Polri dan Pemda karya bakti (karbak) pembersihan Sungai Avour Watudakon, Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Ahad (23/01/2022).

Karya bakti ini sebagai tindak lanjut terjadinya banjir akibat tingginya curah hujan sehingga Sungai Avour meluap serta merendam puluhan hektar areal persawahan, menggenangi sejumlah fasilitas umum dan beberapa rumah warga di Dusun Tempuran dan Dusun Bekucuk, Desa Tempuran, pada Sabtu (22/01/2022) kemarin.

Hal ini diungkapkan Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Beni Asman,  S. Sos., M.H., melalui Pgs. Danramil 0815/03 Sooko Kodim 0815/Mojokerto Lettu Inf Akhmad Rifa’i saat dilokasi kegiatan bersama Forpimka Sooko, Ahad (23/01/2022).

Dikatakannya lebih lanjut, karya bakti pembersihan sungai ini bertujuan untuk membersihkan sampah dan tanaman gulma, seperti kangkung dan eceng gondok yang tumbuh disepanjang aliran sungai, dan menghambat aliran Sungai Avour.

Masih lanjutnya, dalam karya bakti ini juga dikerahkan 1 unit alat berat dari DPUPR, dan 3 unit dump truk pengangkut sampah dari DLH Kabupaten Mojokerto, serta sejumlah alat peralatan lainnya dari

BPBD Kabupaten Mojokerto, terdiri dari 3 unit perahu karet, 4 unit Senzo dan 1 unit Mobil PMK.

“Kegiatan karya bakti ini merupakan bagian dari mitigasi bencana dengan tujuan mengantisipasi terjadinya banjir susulan diwilayah Desa Tempuran yang merupakan langganan banjir tahunan”, pungkasnya.

Pantauan di lapangan tampak sejumlah aparat gabungan TNI-Polri dari Koramil 0815/03 Sooko, Polsek, dan unsur Pemda terdiri dari BPBD,  DPUPR, DLH, Satpol PP, Perangkat Desa, Relawan Tagana, Destana dan Warga Desa Tempuran, bergotongroyong melakukan pembersihan sampah yang terfokus dibawah jembatan Penghubung Jalan Usaha Tani (JUT) Dusun/Desa Tempuran.

Terpantau kondisi di lapangan, banjir sudah surut, tinggal areal persawahan yang tergenang dan akses Jalan Desa Tempuran menuju Mojoranu sekitar 15 meter masih tergenang air.

Kegiatan karya bakti pembersihan Sungai Avour ini dipantau langsung Bupati Mojokerto, dr.  Hj. Ikhfina Fahmawati, M.Si., yang didampingi Sekdakab Mojokerto Drs. Teguh Gunarko, M.Si., Ka OPD, Kabid Kedaruratan dan Logistik (KL) BPBD Joko Supangkat, S.T., M.T., Camat Sooko Masluchman, S.H., M.Si., Danramil, Kapolsek dan Tiga Pilar Desa Tempuran. (ng)

No More Posts Available.

No more pages to load.