Petisi
Tradisi naik becak dilakukan Polres Kediri Kota, penghormatan anggota Purna Bhakti
PERISTIWA

Tradisi Upacara Pedang Pora Kapolres Kediri Kota Lepas Anggota Purna Bhakti

KEDIRI, PETISI.CO – Sedikitnya ada 16 orang, terdiri dari 12 anggota Polri dan 4 ASN lepas purna tugas.

Kapolres Kediri Kota AKBP Anthon Haryadi, S.IK, MH melepas purna tugas dilakukan sangat sederhana, namun terkesan sakral yang dilepas dengan tradisi upacara resmi Pedang Pora di Mako Polres Kediri Kota Jalan KDP Slamet 2 Mojoroto Kota Kediri, Minggu (30/6/2019).

Usai upacara, Kapolres Kediri Kota didampingi PJU Polres Kediri Kota, Kasat Narkoba dan Kasat Reskrim mengantar para anggota purna bhakti dengan mengayuh becak keluar dari Mako Polres Kediri Kota menuju Monumen Kediri Syu, patung pria yang mengenakan seragam PETA.

Tradisi naik becak kembali dilakukan oleh Polres Kediri Kota, hal ini merupakan salah satu bentuk penghormatan kepada anggota dalam prosesi pelepasan Purna Bhakti di kesatuan jajaran Polres Kediri Kota.

Dalam sambutannya, Kapolres Kediri Kota AKBP Anthon Haryadi, S.IK, MH menyampaikan, ucapan terima kasih kepada anggota yang mana telah mengabdikan dedikasinya di jajaran Polres Kediri Kota selama ini.

Upacara pedang pora merupakan upacara yang digunakan dalam rangka menyambut kedatangan, pindah maupun purna tugas seorang perwira dalam kesatuan institusi Polri.

Menurut Kapolres Kediri Kota AKBP Anthon Heryadi, upacara pedang pora dan tradisi naik becak merupakan cara untuk menghargai dan bentuk penghormatan kepada para Purna Polri yang telah bertugas di kesatuan.

“Ini merupakan salah satu bentuk terima kasih kami dan penghormatan kami kepada para purna Polri, semoga menjadi tauladan kami dimasa yang akan datang dengan tantangan polri yang semakin nyata,” ucapnya.

Sedangkan tradisi naik becak merupakan suatu tradisi dan bermakna, bahwa, merupakan suatu nilai kesederhanaan di masyarakat, Polri berasal dari masyarakat, bekerja mengayomi dan melayani masyarakat. Nantinya pun akan kembali menjadi masyarakat kembali seorang anggota polri yang telah purna.

“Bermakna kesederhanaan dan seorang anggota Polri haruslah tetap mengayomi dan melayani masyarakat, baik kami yang masih aktif maupun mereka yang telah purna, semoga menjadi panutan dalam menjaga kamtibmas di masyarakat,” pungkasnya.(pri)

terkait