PETISI.CO
Anggota Binmas Polres Boyolali bersama anak-anak di TPPS di Desa Tlogolele Kecamatan Selo, Kab Boyolali.
BERITA UTAMA PERISTIWA

Trauma Healing untuk Anak-anak Pengungsi Gunung Merapi di TPPS Tlogolele Boyolali

Satuan Brimob Polda Jateng bersama Binmas Polres Boyolali

BOYOLALI, PETISI.CO – Sebanyak 277 warga lereng Gunung Merapi yang berada di Kawasan Rawan Bencana (KRB) mengungsi di TPPS (Tempat Penampungan Pengungsian Sementara) di Desa Tlogolele Kecamatan Selo, Kab Boyolali.

Ratusan warga pengungsi itu, sebagian besar merupakan Lansia, ibu-ibu dan anak-anak, tiga kelompok rentan itu yang menjadi prioritas diungsikan.

Pengungsian sendiri dimulai sejak status Gunung Merapi dinaikan ke Siaga III.

Dalam rangka membantu warga di pengungsian, Satuan Brimob Polda Jawa Tengah bersama Binmas Polres Boyolali mengadakan trauma healing kepada anak-anak pengungsian di TPPS Tlogolele, Kamis (19/11/2020).

Anggota Satuan Brimob Polda Jawa Tengah memasang masker kepada anak-anak

Personel Satbrimob Polda Jateng bersama Binmas Polres Boyolali menghibur dan mengedukasi para anak-anak pengungsi tersebut, mulai dengan permainan, pengenalan rambu-rambu lalulintas dan hadiah berupa makanan kecil, membuat anak-anak sangat antusias dalam mengikuti kegiatan trauma healing.

Iptu Arif Jati Gunawan yang ikut mendampingi kegiatan tersebut mengungkapkan, bahwa kegiatan trauma healing ini untuk membantu anak-anak agar tidak trauma dengan situasi seperti ini.

“Kegiatan Trauma Healing ini sendiri sangat dibutuhkan oleh anak yang berada di tempat pengungsian sementara akibat status Siaga lll Gunung Merapi ini, selain untuk menghibur tindakan ini dilakukan sebagai upaya untuk menyelamatkan masa depan si kecil, agar kembali tertata dengan baik dan berlangsung sesuai dengan apa yang diharapkan tidak trauma berkepanjangan,” tegas Iptu Arif Jati Gunawan.

Anak-anak pengungsian merasa senang bersama bapak-bapak polisi.

Sedangkan Briptu Janu dan Briptu Asep Setiawan yang memandu Trauma Healing tersebut sangat bersemangat dalam memberikan edukasi dan hiburan di kegiatan tersebut.

“Anak-anak sangat antusias dalam kegiatan Trauma Healing ini, membuat kita bersemangat dalam memandunya, semoga saja semua dalam kebaikan dan warga yang berada di TPPS Tlogolele ini dapat kembali hidup normal seperti biasa,” tambah Briptu Janu yang saat ini bertugas di Kompi 3 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Jateng tersebut.(kip)

terkait

Tiga Hari Dilakukan Swab Test, Puluhan Pedagang Pasar di Kota Surabaya Dinyatakan Positif Corona

redaksi

Kapolresta Sidoarjo Deklarasikan Kampung Bebas Narkoba

redaksi

Jelang Pilkada 2020, Kapolres Gresik Jalin Silaturahmi dengan Tokoh Agama

redaksi