Tuntut Perbaikan Jalan, Warga Blokir Jalan

oleh
Warga memblokir jalan akses desa

PASURUAN, PETISI.CO – Entah untuk keberapa kalinya warga di beberapa desa di Kabupaten Pasuruan menggelar aksi tutup jalan, akibat jalan di desanya rusak parah karena setiap hari dilalui oleh truk bertonase puluhan ton.

Kali ini warga Dusun Puntir, Desa Martopuro, Kecamatan Purwosari menutup akses halan desa. Hal ini dilakukan lantaran jalan desanya rusak parah akibat dilalui truk proyek tol dan truk pengangkut batu dari pabrik pemecah batu.

Menurut M. Yusuf korlap aksi warga, mengatakan, aksi ini merupakan batas kesabaran warga.

“Bagaimana tidak, jalan desa kami ini tadinya sangat layak untuk dilalui oleh siapapun dan sebagai penunjang ekonomi warga.Namun sekarang kondisinya amburadul akibat setiap hari dilalui oleh truk besar dari proyek jalan tol dan truk pengangkut batu. Sudah sembilan bulan tidak ada perbaikan. pada Agustus 2017 ada kesepakatan antara warga dan perusahaan (proyek tol dan perusahaan pemecah batu di wilayah Ngembal) tapi hingga saat ini juga tidak ada jluntrungnya,” ungkap M.Yusuf.

Hal senada juga disampaikan oleh Munardi, jalan ini berlubang dan sangat membahayakan bagi pengendara, apalagi saat hujan otomatis lubang yang mengangga ini tak terlihat. Sudah tak terhitung lagi warga kami yang terperosok di kubangan jalan ini. Apa harus menunggu ada korban jiwa akibat terperosok kubangan jalan baru diperbaiki ?. “Kami warga sepakat tetap akan menutup akses jalan ini, jika tidak ada perbaikan,”tandasnya.

Dari pantuan petisi.co, selain menutup akses jalan di simpang tiga Dusun Puntir hingga menuju lokasi bhakti alam, warga juga memasang spanduk dengan nada protes dan memasang kayu serta tong di tengah jalan. Sementara itu terlihat perwakilan warga, saat aksi berlangsung sedang melakukan perundingan dengan pihak terkait di balai Desa Martopuro. (hen)