Petisi
Kabid Pemberdayaan Masyarakat Dinas Pemberdayaan Desa Kabupaten Magetan Drs Gunendar M.Si
PEMERINTAHAN

Uji Kompetensi Bagi Perangkat Desa Digelar Pemerintah Kabupaten Magetan

MAGETAN, PETISI.CO – Pemerintah Kabupaten Magetan Jawa Timur akan menggelar Uji Kompetensi Perangkat UKP bagi lebih dari 2.800 perangkat dari 207 desa pada tanggal Rabu (23/10/2019)

Kabid Pemberdayaan Masyarakat Dinas Pemberdayaan Desa Kabupaten Magetan Drs Gunendar  M.Si mengatakan, UKP dilaksanakan untuk merubah mainset perangkat desa dan percepatan peningkatan sumber daya manusia SDM perangkat pemerintah desa. Uji kompetensi juga merupakan  uji bagi  individu perangkat pemerintah desa.

“ Adanya Undang Undang Desa  supaya aparatur  desa cepat menyesuaikan,  jangan terbebani mainset lama yang selama ini menggangu,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (21/10/2019).

Gunendar menambahkan, perangkat desa  harus merubah pola pikir lama yang memiliki kecenderungan yang lebih dominan  kepada pekerjaan sosial kemasyarakatan. Uji kompetensi juga untuk mengedukasi dan  memberikan pembelajaran kepada perangkat desa untuk memahami peraturan perundang udangan.  Dengan adanya undang undang desa terjadi perubahan tugas dari perangkat pemerintah desa.

“Kecenderungannya lebih dominan pekerjaan sosial kemasyarakatan, sekarang berubah dengan adanya undang undang desa ini lebih banyak kepada adminsitrasi di kantor,” imbuhnya.

Selain dengan terbitnya undang undang desa, adanya pelimpahan kewenangan dana desa dimana dari perencanaan hingga pelaporan pelaksanaan dana desa dilakukan oleh aparatur pemerintah  desa. Dari hasil evaluasi yang dilakukan, perangkat pemerintah desa masih lambat dalam penerapan di lapangan.

“Dana desa sudah 5 tahun, (perangkat)  butuh penyesuaian.  Menurut evaluasi masih lambat, tidak segera menyesuiakan,  belum  sesuai dengan harapan dan  cita cita dari undang undang desa. Ini salah satu upaya supaya perangkat desa segera menyesuaikan dengan ketentuan baru, harapan baru,”  kata Gunendar.

Selain Uji Kompetensi Perangkat,  Pemerintah Kabupaten Magetan juga akan melakukan evaluasi terhadap administrasi pelaksanaan penyenggaraan pemerintah desa, serta lembaga desa seperti  BPD dan  LKD. Evaluasi akan dilakasanakan dari tanggal 23 hingga 31 Oktober mendatang.

“Evaluasi ada 5 materi yang akan dilaksanakan,  dari pengetahuan pengelolaan desa, pemerintah desa seperti tata cara pengangkatannya,  kemudian  kewanngan desa dan aset desa, SOTK pemerintah desa, wawasan umumnya. Ada 5 materi semua diambil dari peaturan perundangn undangan,” ucapnya.

Uji Kompetensi Perangkat yang dilakukan sejak 2 tahun terakhir diharapkan tahun 2020 akan menghasilkan perangkat desa yang sesuia dengan UU Desa dan pergub nomor 73 tahun 2017.

“Kita butuh data perangkat desa yang kompeten dan tidak kompeten. Nilai terendah 75 merupakan  nilai dasar terendah dikategorikan perangkat yang kompeten. Yang tidak kompeten akan dilakukan pembinaan,” ungkap  Gunendar.(gus/skc)

terkait

Bupati Bondowoso Sampaikan Ada Kenaikan Intensif Guru Ngaji

redaksi

Gubernur Sulsel Apresiasi Peran IPHI

redaksi

Penandatanganan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik di Pemprov Riau

redaksi