Petisi
Anggota Polres Batu saat mengikuti latihan beladiri bersama pelatih Iptu Ivandi Yudistiro, di lapangan futsal Barcelona Junrejo.
PERISTIWA

UKP Brigadir Periode 1 Juli 2020, 29 Anggota Polres Batu Ikuti Latihan Beladiri

BATU, PETISI.COUntuk mengasah kemampuan beladiri, dan pengetahuan teknik beladiri sekaligus untuk melatih jiwa disiplin, maka 29 personel Polres Batu, dan Polsek jajaran mengikuti latihan beladiri Polri dalam rangka UKP Brigadir periode 1 Juli 2020 di lapangan Futsal Barcelona Junrejo, Kota Batu.

Adapun pelajaran yang diikuti adalah Beladiri Polri, disampaikan oleh Iptu Ivandi Yudistiro, Briptu Arya, dan Bripda Hendra. Menurut pelatih beladiri, Iptu Ivandi Yudistiro anggota Polres Batu, sebelum kegiatan tersebut dimulai diawali dengan doa bersama dan dilanjutkan pemanasan serta materi beladiri Polri.

“Kegiatan wajib dan diikuti oleh personel Polri ini selain untuk mengasah kemampuan beladiri juga memberikan pengetahuan tentang teknik yang dapat digunakan apabila berhadapan dengan pelaku kejahatan baik tangan kosong maupun dengan senjata,” kata Ivandi, Kamis (5/3/2020).

Dia tandaskan, secara tidak langsung  personel Polri yang dibekali dengan beladiri akan siap serta memiliki rasa percaya diri saat dihadapkan dengan kejadian yang mengharuskan untuk membela diri dari perlawanan yang dilakukan oleh pelaku kejahatan.

“Manfaat dan kegunaan beladiri Polri sangat banyak. Salah satunya adalah untuk melatih jiwa disiplin, menjaga kesehatan dan metabolisme bagi tubuh. Karena beladiri sama dengan olahraga pada umumnya namun berlatih beladiri digunakan untuk benteng pertahanan diri dari pelaku kejahatan maupun tindak kriminal,” tandasnya.

Mengingat, lanjut Ivandi, kedepan tantangannya tugas yang semakin berat. Maka menurutnya berat pula kegiatan rutin maupun yang akan naik pangkat yang dilaksanakan Polres Batu.

“Dilaksanakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, dan kesiap siagaan anggota. Karena selaku anggota Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Dengan adanya kegiatan rutin beladiri baik fisik, maupun teknik diharapkan anggota harus profesional,” tegasnya.

Profesional, masih kata dia, dalam bertindak di lapangan guna masyarakat terjamin merasa aman, dan nyaman dengan kehadiran Polisi.

“Polisi sebagai pengayom dan pelindung masyarakat,” pungkasnya. (azin/eka)

terkait

Kuasa Hukum YUA: Kota Batu Masih Banyak yang Harus Diperbaiki

redaksi

Waaster Kasad TNI Kunjungi TMMD di Desa Meduri

redaksi

Lantai Dua di Pasar Induk Bondowoso Sepi Pengunjung, Sejumlah Pedagang Daging Ayam Gulung Tikar

redaksi