PETISI.CO
Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto dalam kunjungan kerjanya di Makorem 081/DSJ.
TNI Mengabdi

Vaksin Sinovac Disebar, Pangdam Harap Bisa Pulihkan Pandemi

 SURABAYA, PETISI.CO – Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto kembali menegaskan jika vaksin Sinovac aman bagi tubuh.

Hal itu, dikatakan oleh dirinya dalam kunjungan kerja yang dilakukannya ke Makorem 081/DSJ pada, Jumat 15 Januari 2021.

Keyakinan itu, ia ungkapkan lantaran beberapa pejabat nasional sekaligus public figur telah mengikuti adanya vaksinasi di Istana Merdeka, Jakarta.

“Begitu pula Presiden Joko Widodo, Panglima TNI dan pejabat lain yang sudah mengikuti proses itu (vaksinasi, red),” kata dia.

Istirahat selama 30 menit, kata Suharyanto, wajib dilakukan sebelum mengikuti vaksinasi tersebut. Bahkan, ia mengungkapkan jika tak terdapat efek samping apapun setelah mengikuti proses tersebut.

Baca Juga :  Pastikan Kebutuhan Keramik Terpenuhi, Anggota Kodim 0812/Lamongan Ukur Sasaran RTLH

“Kemarin saya sudah mengikuti vaksinasi di Gedung Grahadi, Surabaya. Tidak ada efek apa-apa. Kondisi tubuh saya baik-baik saja,” ungkapnya.

Tak hanya itu saja, dirinya juga mengimbau prajurit dan masyarakat di Jawa Timur untuk tak terpengaruh adanya hoaks mengenai isu-isu negatif terkait vaksin Sinovac.

“Harapannya, tahun ini kita sudah mampu bangkit. Ekonomi akibat pandemi harus segera pulih,” pintanya.

Beberapa tahapan pun, harus dipatuhi oleh semua pihak, terlebih adanya penerapan protokol kesehatan. Sebab, adanya prokes seperti yang dianjurkan di setiap wilayah, merupakan salah satu cara terampuh dalam memutus rantai penyebaran Covid-19.

Baca Juga :  Tim Kesehatan Satgas TMMD Kodim Lamongan Ajak Warga Bersinergi Putus Rantai Covid-19

Usai berkunjung ke Makorem 081/DSJ. Jenderal bintang dua itu juga melanjutkan kunjugan kerjanya ke beberapa Satuan Kodim, diantaranya Kodim Ponorogo dan Kodim Trenggalek. (cah)

terkait

Ayak Pasir Dilakukan Satgas TMMD 109 Tebluru

redaksi

Kehidupan Layak Ciptakan Suasana Bersih dan Sehat

redaksi

Dulunya Dikenal Sebagai Jalur Tengkorak

redaksi
Open

Close