PETISI.CO
Cak Nur (3 dari kiri) bersama AKBP Zain Dwi Nugroho, Ali Imron, Zainal Abidin dan staf Dandim 0816 serta para caleg perempuan yang mengikuti kegiatan Dinas PMD P3A KB Sidoarjo.
PEMERINTAHAN

Wabup Sidoarjo Minta Perempuan Hilangkan Pemikiran Politik Itu Hitam

SIDOARJO, PETISI.CO – Politik itu tak seburuk persepsi orang. Sesungguhnya, politik itu indah dan mulia, bila dijalankan dengan baik dan penuh tanggung jawab.

Pernyataan itu disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin saat membuka kegiatan bertajuk “Penguatan Kapasitas Perempuan Calon Anggota Legislatif pada Pemilu 2019”, yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Keluarga Berencana (PMD P3A KB) Sidoarjo di Convention Hall The Sun Hotel, Sidoarjo, Kamis (6/12/2018).

“Sebagian masyarakat memandang politik itu kotor. Adanya pandangan yang keliru itu, berakibat kaum perempuan enggan terjun ke dunia politik. Padahal, kebijakan publik untuk kepentingan masyarakat berasal dari keputusan politik. Maka itu, kaum perempuan agar menghilangkan pemikiran politik itu hitam,” tutur pria yang akrab disapa Cak Nur ini.

Baca Juga :  Recovery Rate Jatim Terus Naik Signifikan dalam Dua Pekan Terakhir

Dikemukakan Cak Nur, selama ini keterlibatan kaum perempuan dalam dunia politik masih relatif kecil. Termasuk di Sidoarjo, hanya 14% atau tujuh orang dari lima puluh anggota yang duduk di kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sidoarjo.

“Padahal, regulasi pemerintah pusat menyebutkan, keterwakilan perempuan di legislatif sebanyak 30% harus terpenuhi,” katanya di depan 253 caleg perempuan ini.

Selanjutnya, Cak Nur berharap, para caleg perempuan berjuang keras dibarengi langkah – langkah strategis agar masyarakat menentukan pilihan padanya. Salah satunya, pendekatan dengan masyarakat secara intens.

Baca Juga :  Wabub Mojokerto Serahkan SK Kenaikan Pangkat PNS Berprestasi

Sementara itu, Kepala Dinas PMD P3A KB Sidoarjo, Ali Imron mengatakan, penyelenggaraan kegiatan tersebut didasari Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Permen P3A) nomor 15/2015 tentang grand design peningkatan keterwakilan perempuan di DPR, DPD dan DPRD pada Pemilu 2019.

“Dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas politik perempuan dan raihan perolehan suara caleg perempuan,” jelasnya.

Kegiatan yang mengusung tema “Perempuan dan Politik dalam Perspektif Keseteraan Gender” yang mengundang tiga narasumber, yaitu Asisten Deputi Kesetaraan Gender Bidang Politik, Hukum dan Hankam Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, A Darsono Sudibyo, Direktur Riset LKPPM Jakarta, Nuryati dan Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Jawa Timur ini, dihadiri pula oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sidoarjo, Kapolresta Sidoarjo, AKBP Zain Dwi Nugroho dan staf Dandim 0816 Sidoarjo.(wachid)

terkait

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Alkes dan APD untuk Rumah Sakit Rujukan

redaksi

Sekcam dan PMD Pemkab Jombang Lakukan Pembinaan Desa

redaksi

Penyaluran Bansos Dampak Covid-19, Bupati Dharmasraya Imbau Camat dan Wali Nagari untuk Transparasi Data Pengaduan

redaksi