Petisi
Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Timur, Arumi Dardak bersama Wali Kota Batu Hj. Dewanti Rumpoko.
PEMERINTAHAN

Wali Kota Batu Kukuhkan Pengurus Dekranasda

BATU,PETISI.COWali Kota Batu, Dra. Hj. Dewanti Rumpoko selaku Pembina Dekranasda mengukuhkan Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Deskranasda) Kota Batu periode di gedung Graha Pancasila Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Senin (2/12/2019).

Hadir dalam acara pengukuhan tersebut yaitu, Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Timur, Arumi Dardak, Wakil Wali Kota Batu Ir. H. Punjul Santoso, Ketua Dekranasda Kota Batu selaku Ketua TP PKK Kota Batu, Wibi Asri Fianti beserta seluruh pengurus Dekranasda yang baru, Sekda Kota Batu Drs. Zadim Effisiensi beserta Asisten dan Kepala OPD Pemkot Batu, Istri Ketua DPRD Batu Vero Asmadi, Ketua GOW serta para pengusaha atau pengrajin batik di Kota Batu.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Batu Dra. Hj. Dewanti Rumpoko dalam sambutannya menjelaskan bahwa Kota Batu ini adalah kota kecil yang memiliki 3 kecamatan, dengan jumlah penduduknya sekitar 250 ribu jiwa dan satu satunya kota pemekaran di Jawa Timur yang baru berusia 18 tahun.

“Dengan pertumbuhan ekonomi 6,5%, dan angka gini rasio yang rentannya lumayan rendah 0,29%, Dimana tahun lalu jumlah wisatawan yang berkunjung di Kota Batu sekitar 6,5 juta mudah mudahan tahun ini bisa menembus 7 juta,” tuturnya

Kendati demikian, lanjut Dewanti, Itu yang membuat dampak perekonomian di Kota Batu dan sekitarnya yaitu malang raya ini baik. Dengan pertumbuhan UMKM yang tumbuh dengan bagus, dengan jenis UMKM makanan dan minuman seperti kripik, sari apel, tapi untuk UMKM kerajinan kami sangat mengakui sangat kurang sekali tetapi seiring dengan berjalannya waktu tumbuh pengrajin batik yang memilik ciri khas sendiri.

“Di pemerintahan  saya mewajibkan kepada seluruh ASN yang tugas luar kota untuk wajib memakai batik khas Batu. Saya minta kepada pengurus dekranasda yang baru dan dinas terkait untuk mensuport baik dana atau fasilitas agar semua pengrajin ini bisa maju yaitu dengan melibatkan langsung para pengusaha pengrajin batik,” ucapnya.

Tahun depan kalau ada pameran inacraf pengrajin Kota Batu harus diikutkan agar tahu bagaimana caranya  baik teknis maupun pemasarannya sehingga bisa menjadikan pengrajin kita ini lebih maju.

“Saya minta kepada pengrajin batik ini agar kualitasnya lebih bagus sehingga bisa disukai oleh masyakat Jawa Timur bahkan nasional,” harapannya

Dia lanjutkan, selamat kepada kepengurusan dekranasda yang baru, selamat bekerja, berkreativitas dan berusaha agar pengrajin Kota Batu bisa tumbuh berkembang dengan baik, dan mengisi outlet outlet di seluruh Kota Batu.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Timur, Arumi Dardak dalam sambutannya mengatakan, asalkan ada kemauan, konsep yang terarah semua bisa berjalan dengan baik. Dan yang perlu saya ingatkan kembali bahwa dekranasda ini tugasnya untuk bermitra dengan pemerintah, bukan untuk membebani.

“Tugasnya untuk mendapat dukungan dari pemerintah, jadi kita bagaimana caranya dapat menjalankan visi dan misi dari kepala daerah tersebut dalam sesi UMKM dan pembinaan pengrajin,” ucapnya.

Dan tidak hanya itu tetapi bagaimana caranya berkoordinasi bukan hanya dengan pemerintah tetapi antar organisasi yang mengurus UMKM pengrajin baik yang ada di Jawa Timur maupun di Kota Batu.

“Saya sangat mengapresiasi Kota Batu sudah mempunyai program pembangunan yang terarah, jadi Kota Batu mulai lahir sudah jelas arah pembangunannya,” pungkasnya. (hms/eka)

terkait

Bupati Bondowoso Kunjungi Bazar Ramadhan

redaksi

Dinkes dan Bappeda Pemkab Bondowoso Gelar Rembuk Stunting

redaksi

Kades Sidoharjo Mojokerto Dilantik

redaksi