PETISI.CO
Eri Cahyadi berikan pengarahan kepada seluruh jajaran ASN di lingkungan Pemkot Surabaya secara virtual dari ruang kerjanya
PEMERINTAHAN

Wali Kota Surabaya Minta Jajaran ASN Turun Langsung ke Masyarakat

SURABAYA, PETISI.CO – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi memberi pengarahan kepada seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, secara virtual dari ruang kerjanya, Rabu (25/8/2021).

Melalui pengarahan itu, Eri ingin para jajarannya menciptakan suasana kerja yang nyaman, hangat, bahagia, bebas berinovasi dan penuh tanggung jawab. Dengan begitu, diharapkan seluruh staf di pemkot dapat bekerja secara maksimal demi kemaslahatan warga.

“Dari semua itu, hanya satu keinginan saya yaitu ingin seluruh pejabat pemkot membahagiakan umat,” ungkap Eri saat mengawali arahannya.

Cak Eri-sapaan akrab Wali Kota Eri ini memaparkan, apabila seluruh stafnya bekerja sepenuh hati, nyaman dan bebas berinovasi. Maka, semakin banyak pula ide-ide dan inovasi yang muncul untuk mengatasi berbagai persoalan yang terjadi di Kota Pahlawan. Bahkan, dia juga meminta semua jajaran untuk tidak duduk di belakang meja saja, tetapi aktif turun langsung ke masyarakat.

Baca Juga :  Nekat Mudik, ASN Terancam Sanksi

“Saya minta tolong kepada panjenengan semua, kerja yang maksimal bukan karena harta atau tahta. Tapi ikhlas bekerja sebagai amalan jariyah,” ujarnya.

Untuk menjadi seorang pemimpin, lanjutnya, harus mampu menyelesaikan persoalan dengan cepat dan tepat. Bagi dia, pemimpin sejati adalah pemimpin yang mampu memikirkan, melindungi serta membahagiakan umatnya. Makanya, berkali-kali Wali Kota Eri menekankan, agar seorang pemimpin harus memiliki sifat humanis, pandai berkomunikasi dan penuh inovasi.

“Keluar dari zona nyaman. Rubah cara bekerja yang seperti itu, rubah cara berkomunikasi. Penjengan tidak perlu jadi pemimpin yang ditakuti,” kata Eri.

Baca Juga :  Hadiri Rapat Paripurna, Risma Paparkan LKPJ Wali Kota Surabaya

Apalagi di masa pandemi Covid-19, orang nomor satu di lingkungan Pemkot Surabaya ini memastikan seluruh jajaran harus semakin peka dalam memberi pelayanan serta menggunakan empatinya dalam bekerja.

Terutama kelurahan dan kecamatan yang menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat. Tak hanya itu, Wali Kota Eri pun meminta mulai saat ini, seluruh pejabat harus mengetahui apabila ditemukan warga membutuhkan khususnya di masing-masing wilayahnya.

”Tolong warganya di monitor bapak ibu, itu yang namanya pejabat. Sekali lagi, kuncinya panjenengan turun ke masyarakat,” paparnya.

Baca Juga :  Pemkot Surabaya Bakal Evaluasi Satu Pekan PPKM

Di samping itu, Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya inipun menambahkan, untuk pembayaran zakat yang rutin dilakukan setiap bulan tersebut, dapat dikumpulkan di badan amal zakat yang telah dikelola oleh pemkot. Hal ini menjadi penting dilakukan, tujuannya untuk menyisihkan sebagian hartanya bagi warga yang membutuhkan.

“Jumlah Rp 100 ribu itu, bukan potongan tapi zakatnya panjenengan. Banyak warga Surabaya yang masih membutuhkan. Kita percayakan sama badan zakatnya pemkot, dahulukan kemaslahatan warga. Fainsyaallah kalau ini terus dilakukan akan menjadi berkah untuk kita semua,” pungkas Eri. (dwd)

terkait

Pemkot Surabaya Terbitkan Surat Edaran Perayaan Imlek, Empat Poin Jadi Acuan Penting

redaksi

Inilah Gebrakan Desa Tuliskriyo Setelah Mashuri Dilantik Jadi Kades

redaksi

Bersama 3 OPD, Biro AP dan Otda Jatim Kompak Ingin Bebaskan Desa Tertinggal

redaksi