Wali Kota Surabaya Resmikan Flyover Teluk Lamong, Percepat Arus Logistik

oleh -268 Dilihat
oleh
Peresmian flyover Teluk Lamong oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, bersama perwakilan manajemen PT Pelindo

Surabaya, petisi.co – Jalan Flyover (FO) Teluk Lamong di Surabaya resmi dibuka untuk umum pada Jumat (20/9/2024). Flyover sepanjang 2,4 kilometer ini diharapkan mampu memperlancar arus kendaraan yang melintas dari dan menuju Pelabuhan Teluk Lamong.

Peresmian flyover ini dilakukan oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, bersama perwakilan manajemen PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) melalui pemotongan pita. Acara digelar di area exit tol akses Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada sore hari.

Dalam pidatonya, Eri Cahyadi menyampaikan apresiasinya kepada PT Pelindo atas selesainya proyek ini. “Alhamdulillah, terima kasih kepada Pelindo atas pembangunan flyover ini. Selama beberapa tahun terakhir, kita mencari solusi untuk mengatasi kemacetan, dan hari ini salah satu solusi tersebut telah terwujud,” ujar Eri.

Eri juga optimistis bahwa flyover ini akan membawa dampak positif bagi perekonomian Surabaya, terutama di kawasan sekitar Pelabuhan Teluk Lamong. “Flyover ini akan menggerakkan ekonomi di sekitar pelabuhan. Ini adalah bukti bahwa kemajuan ekonomi Surabaya memerlukan kolaborasi antara pemerintah kota dan pihak lainnya,” tambahnya.

Terkait masalah parkir truk yang sering menyebabkan kemacetan di sekitar pelabuhan, Eri menyatakan akan bekerja sama dengan pihak kepolisian dan Pelindo untuk menyediakan area parkir yang lebih layak. “Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait agar truk tidak lagi parkir di pinggir jalan. Insyaallah, akan kami siapkan tempat parkir khusus,” jelasnya.

Direktur Investasi Pelindo, Boy Robyanto, menyampaikan bahwa flyover ini sebenarnya telah selesai dibangun sejak 2021 dan sempat digunakan untuk mendukung kelancaran perhelatan Piala Dunia U-17 tahun 2023. “Hari ini kami resmikan Flyover Teluk Lamong dengan Sertifikat Laik Fungsi dan Laik Operasi,” ujar Boy.

Flyover ini, lanjut Boy, merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang bertujuan memperlancar distribusi logistik di wilayah Surabaya Barat menuju Terminal Teluk Lamong. “Kami berharap flyover ini dapat mendukung kelancaran logistik dan bermanfaat bagi masyarakat dan pengusaha di Surabaya,” harapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pengelola Pelindo, Putut Sri Muljanto, menegaskan bahwa flyover ini sangat penting dalam mengatasi kemacetan di Jalan Romokalisari, yang sering mengalami kepadatan. “Flyover ini akan mempermudah akses kendaraan yang masuk dan keluar tol, serta memperlancar arus kendaraan menuju Terminal Teluk Lamong,” kata Putut.

Menurutnya, arus kendaraan menuju terminal terus meningkat setiap tahun. Setiap hari, lebih dari 3.000 kendaraan melintasi Terminal Teluk Lamong, termasuk kendaraan yang membawa muatan curah kering dan peti kemas.

Sementara itu, Kepala Bappeda Surabaya, Irvan Wahyudradjat, menjelaskan bahwa pembangunan flyover ini bertujuan mengurangi beban lalu lintas di Jalan Kalianak dan Tambak Oso Wilangun, terutama bagi angkutan barang. “Selain itu, flyover ini menyediakan rute alternatif bagi kendaraan yang menuju Terminal Teluk Lamong melalui Tol Surabaya-Gresik,” ujarnya.

Sebagai langkah lanjutan, Irvan juga menyatakan bahwa Pemkot Surabaya berencana melanjutkan proyek pembangunan Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB) yang akan terhubung dengan Flyover Teluk Lamong. “Ini akan menambah alternatif rute bagi kendaraan logistik,” tandasnya.

Untuk informasi, Flyover Teluk Lamong memiliki panjang total 2.400 meter dengan lebar 34,80 meter, terdiri dari 2×3 lajur dengan lebar tiap lajur 3,50 meter dan lebar median 9 meter. Jalan ini dirancang untuk mendukung kendaraan dengan kecepatan maksimal 60 km/jam. (dvd)

No More Posts Available.

No more pages to load.