Petisi
Sejumlah warga pemohon yang ikut antre di Kantor Dispendukcapil Bondowoso.
LAMA-Daerah

Warga Bondowoso Resah Calo Gentayangan di Dispendukcapil

BONDOWOSO, PETISI.CO – Isu maraknya calo di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Bondowoso, Jawa Timur, bukan isapan jempol. Meski ada himbuan larangan menggunakan jasa calo, justru para calo ini bergentayangan di Kantor Kependudukan tersebut.

Ironisnya, para calo seakan mendapatkan perlakuan istimewa dalam mengurusi administrasi kependudukan itu. Konon, meskipun para calo nekat menerobos antrean tidak digubris oleh pihak Kantor Dispendukcapil Bondowoso.

Menurut sumber yang enggan disebut namanya, bahwa para calo terlihat sangat akrab dengan oknum Dispendukcapil, bahkan sangat istimewa. “Buktinya, meskipun para calo selalu menyerobot antrean panjang pemohon administrasi kependudukan, pihak Dispendukcapil terkesan tutup mata,” jelasnya.

Tak hanya itu saja, hal ini dikeluhkan salah satu karyawan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Binakal.

Menurutnya, sia-sia mendatangi kantor Dispendukcapil Bondowoso, untuk mendapatkan data Nomor Induk Kependudukan (NIK), warga desa se-Kecamatan Binakal. “Padahal pihak Puskesmas sangat membutuhkan data NIK itu, namun sampai saat ini tak kunjung didapatinya,” ujarnya.

Dengan adanya kasus tersebut, sejumlah pemohon Kartu Tannda Penduduk (KTP) maupun Kartu Keluarga (KK), kecewa terhadap kinerja Dispendukcapil tersebut. Pasalnya, dengan maraknya calo bergentayangan, mereka harus antre panjang, juga tak ada kepastian waktu selesai pengurusan berkasnya.

Asisten I Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso, Ir. Agung Tri Handono, MM., membenarkan hal ini. Menurutnya, memang di Dispendukcapil Bondowoso, banyak calonya.

“Biar tidak menjadi resah maupun kecewa terhadap masyarakat, jalan satu-satunya para calo itu ditiadakan,”kata Agung pada petisi.co di ruang kerjanya, belum lama ini.

Menurutnya, dia sangat mengetahui, siapa oknum karyawan di kantor itu yang bermain dengan para calo.

“Saya berharap kepada Kepala Dispenduk Capil yang baru dilantik, untuk bisa menggeserkan sejumlah oknum karyawannya yang bermain dengan para calo dalam pengurusan KTP maupun KK demi kepentingan masyarakat banyak,” harapnya.

Lebih jauh ia mengatakan, pihaknya sebagai Asisten I, tujuh bulan merangkap jabatan sebagai Plt Dispenduk Capil Bondowoso.

“Jadi sangat paham kinerja staf-staf dan karyawan disana,” katanya.

Terkait kasus ini, sayangnya Kepala Dispendukcapil Bondowoso, Mohammad Tamin, tidak bisa dikonfirmasi. (latif)

 

terkait

Pameran Motor Antik di Kediri Pukau Pengunjung

redaksi

DPRD Tulungagung Gelar Rapat Paripurna dalam Masa Sidang III Tahun IV

redaksi

Kelamin Balita Plosorejo Mendadak Disunat Jin

redaksi