Warga Merakurak Tuban Sulap Daun dan Batang Sagu Menjadi Kerajinan Tangan

oleh -194 Dilihat
oleh
Kartini saat menganyam tikar di halaman depan rumahnya

TUBAN, PETISI.CO – Kartini asli Desa Tahulu, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, berhasil menyulap daun dan batang sagu menjadi kerajinan tangan yang bisa membantu perekonomian keluarganya, Selasa (16/7/2024).

Kerajinan tangan yang ia buat mulai dari tikar yang terbuat dari batang pohon sagu yang dikeringkan kemudian dianyam menyilang. Selanjutnya ia juga membuat welit atau atap tradisional yang terbuat dari daun sagu.

“Ini lagi membuat welit dan tikar yang terbuat dari daun dan batang sagu. Pohon sagu di sini kan melimpah jadinya saya manfaatkan untuk nambah-nambah uang belanja,” ujar Kartini saat ditemui wartawan petisi.co.

Selanjutnya ia menjelaskan, untuk bahan baku sendiri perlu proses yang begitu lama, sehingga dalam satu bulan Kartini cuma bisa menghasilkan 4-5 pcs tikar yang berukuran 2×1 meter dan 20-30 pcs welit.

“Prosesnya panjang mas, karna itu saya sendiri hanya bisa membuat 4-5 buah tikar dan sekitar 30 buah welit,” jelasnya.

Untuk harga jual tikar berkisaran Rp 35.000 – Rp 40.000 perpcs. Sedangkan welitnya satu paket yang berisi 10 welit berada dikisaran Rp 30.000- Rp 40.000 perpaketnya.

“Biasanya saya jual di pasar-pasar tradisional kadang juga ada yang mencari kerumah untuk memesan,” pungkasnya. (cah)

No More Posts Available.

No more pages to load.