Warga Ponorogo Protes, Tulisi Jalan Perkotaan Rusak

oleh
Tulisan protes ditulis di Jl. Sultan Agung Kota Ponorogo

PONOROGO, PETISI.CO Berbagai cara pelampiasan dalam bentuk protes yang dilakukan masyarakat Ponorogo karena kondisi jalan rusak yang tidak segera dilakukan perbaikan oleh dinas terkait.

Seperti yang terjadi di Jl. Sultan Agung tepatnya di depan Telkom, warga memberikan coretan dengan cat putih di sekitar jalan yang berlubang. Coretan berupa tulisan di sekitar lubang tersebut berbunyi ‘ AWAS OMAH ULOO…dan JALANKu TAK  SEINDAH  JANJIMU  805 KU’ . Tulisan tersebut ditulis warga dengan cat warna putih.

Ungkapan protes warga di Jl. Sultan Agung Ponorogo

“Ini mungkin bentuk protes warga mas. Agar jalan segera diperbaiki, dan bila pemerintah belum melihat biar melihat kalau ada tanda koyo gini karena meski kecil tapi lubang memanjang selebar ban sepeda montor banyak yang akan jatuh karena bannya masuk lubang ini,” kata warga yang enggan disebutkan namanya.

Rusdi warga Jambon yang kebetulan hendak ke Toko Kurnia mengaku setuju dengan protes tulisan itu. “Ini saya setuju wong ben yang lewat ati – ati dan pemerintah segera perbaiki,” katanya.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Ponorogo, Jamus Kunto ketika dikonfirmasi terkait adanya kerusakan jalan di wilayah jalan Protokol dalam Kota Ponorogo pihaknya mengaku kalau sudah mulai dilakukan perbaikan di saat ini. “Sudah. Sekarang lagi ngerjakan Jalan Batoro Katong,” terang Jamus.

Sedangkan terkait tulisan di lubang jalan di Jl. Sultan Agung tepatnya depan Telkom, pihaknya membantah kalau lubangnya dalam. “Dari pantauan staf teknis kami itu retaknya tidak sedramatis itu pak. Kalau roda motor kejepit lobang berarti lebar retakan minimal 10cm. Lha niku gak ada 2 cm gek yo tidak sedalam ban. Sehat nopo mboten sing numpak motor?,” bantah Kepala Dinas PUPR agak nggledis. (mal)