Warga Ranu Pane Sesalkan Pemkab Lumajang Yang Apatis

oleh
Pemulihan Ranu Pane yang dilakukan berbagai komunitas Lumajan

LUMAJANG, PETISI.CO – Sebagian warga dan komunitas Lumajang menyayangkan sikap Pemkab Lumajang yang tidak peduli serta perhatian dengan kondisi Ranu Pane yang berada di Desa Ranu Pane, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.

Imam Ningrat (35) warga Desa/ Kecamatan  Senduro Kabupaten Lumajang mengatakan, seharusnya pemkab tanggap dengan kondisi Ranu Pane ini.

“Bagaiamanapun Ranu Pane ini masuk Kabupaten Lumajang dan Pemkab Lumajang harus bertanggung jawab dengan kondisi sekarang ini,” kata Imam (35) usai acara bersih-bersih Ranu Pane, Minggu (13/05).

BACA JUGA: Puluhan Komunitas Gotong-Royong Bersihkan Tumbuhan Air

Ia menambahkan, sebagai warga Lumajang, dirinya merasa malu karena bersih-bersih Ranu Pane ini dimotori pecinta alam dari Kabupaten Malang meski belum semuanya tumbuhan air di Ranu Pane masih banyak.

“Mau gimana lagi, bisa gak bisa harus melibatkan diri juga,” ungkap Imam.

Imam juga tidak menyalahkan panitia ini yang digawangi pecinta alam dari Malang, kalau tidak ada yang menggerakkan untuk segera membersihkan Ranu Pane, tidak menutup kemungkinan Ranu Pane akan menjadi dataran.

Terpisah, Sekertaris Team Offroader petisi.co, Agung (28) warga Desa Karangsari,  Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang mengungkapkan, jika tidak segera dilakukan pembersihan Salvenia sampai tumbuhan air tersebut bersih.

“Salvenia ini cepat tumbuhnya, karena itu kalau tidak bersih akan berkembang biak lagi,” jelas Agung.

Ia sependapat dengan pendapat dari komunitas Lumajang, jika tidak dilakukan pembersihan maka Ranu Pane yang menjadi salah satu icon Kabupatem Lumajang tinggal cerita. (ulum)