Warga Sumberejo Digegerkan dengan Anak Kos Bunuh Diri, Potong Alat Kelamin

oleh
Petugas gabungan mengevakuasi korban.

SURABAYA, PETISI.COPemuda asal Tuban terkapar di dalam kamar mandi rumah kos yang berada di Jl. Sumberejo Makmur, Gg.VII, No. 57, Surabaya, Jumat (5/6/2020). Korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, terlentang bersimbah darah dan alat kelamin dalam keadaan terpotong dan di samping kanan korban terdapat pisau curter biru.

Saat ditemukan rekan kosnya, Fachrul Firmansya korban diduga bunuh diri dengan menyayat tangan kiri, leher dan alat kelaminnya, yang akibatnya korban bersimbah darah. Selain itu, menurut keterangan saksi Agus (Keponakan korban) bahwa korban sudah beberapa kali mencoba untuk melakukan aksi bunuh diri, terbukti di dalam jok motor korban ditemukan sebuah tali plastik yang disimpan oleh korban.

Kanit Reskrim Polsek Pakal, Iptu Purwanto menjelaskan, bahwa pelapor dan korban adalah satu kamar kos yang menempati kamar kos nomer 2.

Menurut keterangan saksi (pelapor) bahwa pada hari Kamis tanggal 4 Juni 2020 sekitar pukul 21.00 WIB saksi masih melihat korban sedang tidur di lantai kamar kosnya, dan saksi pelapor yang bersebelahan tetap bermain game dengan Hp miliknya.

“Kemudian pada pukul 00.00 WIB saksi merasa ngantuk dan selanjutnya tidur bersebelahan dengan korban di lantai kamar kosnya. Setelah pagi hari sekitar pukul 06.25 WIB bangun tidur saksi sudah tidak melihat korban, yang sebelumnya tidur disebalahnya,” terang Kanit.

Lanjut Purwanto, pada saat saksi akan ke kamar mandi dan membuka pintu kamar mandi melihat banyak darah dan pintu kamar mandi tidak dapat dibuka karena terhalang oleh posisi mayat korban.

“Sehingga pintu susah dibuka selanjutnya rekan korban menghubungi penghuni kos lainnya. Setelah pintu tersebut didorong paksa dan setengah terbuka ternyata benar telah melihat korban di dalam kamar mandi dalam kondisi sudah meninggal dunia dan bersimbah darah dengan luka sayatan atau gores pada leher sebelah kiri, nadi pada tangan kiri bawah, dan juga alat vitalnya terpotong,” ungkap Iptu Purwanto.

Tempat kos korban.

Masih Purwanto, di lokasi mayat korban terdapat benda tajam (pisau curter) di sela-sela sebelah kanan mayat, antara dada dan tangan korban yang diduga sebagai alat untuk melukai atau memotong.

“Berdasarkan keterangan dari saksi Agus selaku keponakan, korban sudah pernah mencoba bunuh diri dengan tali namun gagal, serta berdasarkan keterang dari Masrukin selaku orang tua, korban depresi dan pernah dirawat di RS. Menur,” jelas Kanit.

Atas kejadian tersebut selanjutnya pelapor dan saksi menghubungi Polsek Pakal, dan setelah petugas berada di lokasi selanjutnya mengamankan TKP dan menghubungi Team Inafis Polrestabes Surabaya. Dari olah TKP awal korban diduga meninggal karena bunuh diri dan selanjutnya korban dibawa Rs. Dr. Sutomo untuk VER.

Petugas yang hadir di TKP, Kapolsek Pakal, Kompol Moh Khoiril S.Pd, MH, Kanit Reskrim Polsek Pakal Iptu Purwanto, Panit Reskrim Pakal, BKTM Kel. Sumberejo, Pakal 6, Kastpol PP Kec. Pakal, Praja 29 Kec. Pakal, BKO SatPol PP Kec. Pakal, Posko Barat, Kasatgas Linmas Sumber Rejo, IPSM Kel. Sumberejo, Inavis Polrestabes Surabaya, Sekel Sumberejo beserta staff, Kasie Bangtib Kel. Sumberejo. (bah/inul)

No More Posts Available.

No more pages to load.