Sidoarjo, petisi.co – Lebih dari sepekan, warga Desa Kaliampuh Candi Sidoarjo, dibuat resah dengan kemunculan buaya di sepanjang sungai setempat.
Tidak hanya para nelayan maupun pencari kangkung yang resah, para pemancing ikan juga mengaku khawatir jikalau buaya muncul saat mereka tengah asyik duduk ditepi sungai untuk memancing.
Seperti yang dialami sepasang kakak adik, Galang dan Gilang, warga Desa Kalipecabean, Kecamatan Candi Sidoarjo. Kembar bersaudara ini mengaku terkejut saat mengetahui munculnya buaya berukuran sangat besar ketika hendak mancing.
“Jadi ceritanya Minggu kemarin (17/11/2024) sekitar jam 14.00 WIB, saya dan adik hendak mancing bersama tiga teman di sungai Kaliampuh. Namun keinginan mancing itu seketika buyar (gagal) karena di depan kami tiba-tiba muncul seekor bajul (buaya), ukuranya cukup besar. Spontan langsung saya rekam pake HP,” terang Galang (14) ketika dijumpai sepulang sekolah dirumahnya, Senin (18/11/2024).
Video hasil rekaman ponsel Galang, terlihat jelas seekor buaya besar tengah muncul ke permukaan. Penampakan buaya itu, menurutnya cukup lama. Hanya saja, saat diabadikan, buaya itu langsung pergi menyelam.
“Awalnya teman saya itu mengira kayu mengapung. Munculnya cukup lama. Namun saat diamati seksama dan saya rekam lalu coba saya zoom in ternyata benar seekor bajul. Pas saya rekam baru dapat 23 detik, bajulnya sudah langsung pergi,” imbuh Galang seraya menunjukan rekaman video buaya di ponsel miliknya.
Akibat kemunculan buaya itu, ia dan teman-temannya langsung membatalkan niatan memancing. Diduga buaya itu tengah memburu mangsa ikan atau burung di sepanjang sungai tersebut.
“Jelas takut pak. Asli bajul temenan (beneran), ukurane gede. Baru kali ini lihat sendiri. Kemungkinan bajul itu kelaparan dan memang mencari mangsa ikan, sebab sungai Kaliampuh memang banyak ikan atau bisa jadi mau mangsa burung,” ungkapnya.
Pendapat Galang dibenarkan Gunawan (35), warga Desa Kendalpecabean, Candi, Sidoarjo. Menurutnya tidak hanya sekali warga menyaksikan kemunculan buaya di sungai Kaliampuh. Namun juga beberapa kali dengan ukuran berbeda-beda.
“Kemungkinan jumlah buaya yang muncul ada banyak. Perkiraan lebih dari dua. Sebab yang ada dalam video Galang ini tadi besar, mencapai lebih dari 2,5 meter. Mungkin itu induknya, saya dan istri kemarin Jumat sore pas lewat situ melihat ada buaya kecil-kecil,” ujarnya.
Sebelumnya, lanjut Gunawan, warga yang berprofesi sebagai nelayan juga ada yang memergoki buaya muncul sebanyak dua ekor. Meski tidak mengganggu tapi warga tetap saja takut sehingga menghentikan aktifitasnya.
“Pak Sholeh, nelayan asal Kedungpeluk kalau gak salah Rabu atau Kamis kemarin juga melihat sendiri ada dua ekor cukup besar. Kemungkinan sepasang, sehingga ia menepi dan memberhentikan perahunya. Ya jelas takut, kalau buaya itu ngamuk, bisa berbahaya,” tuturnya.
Gunawan berharap ada upaya evakuasi buaya dari pihak terkait, agar tidak membuat resah warga. Sebab tak jauh dari bibir sungai ada pemukiman.
“Berharap ada tindakan dari pemerintah daerah, entah bagian apa gitu untuk mencari dan menangkap buaya-buaya ini. Sebab yang di khawatirkan naik ke darat dan masuk ke rumah warga,” tandasnya penuh harap. (luk)





