Yustisi Gabungan Obok-Obok Babat Jerawat Pakal

oleh
Tim gabungan saat memeriksa penghuni kos-kosan.

SURABAYA, PETISI.CO – Operasi yustisi gabungan terus digalakkan Satpol PP Pakal, bersama Polsek Pakal, Koramil Benowo, Kasatgas Linmas Kelurahan Babat Jerawat, Staf Pemerintahan Kecamatan Pakal, Rabu (26/4/2017) malam.

Operasi dikhususkan pada pemeriksaan dan pendataan Kartu Tanda Penduduk (KTP) penghuni kontrakan atau kos yang non Surabaya.

Kali ini operasi dilaksanakan pada malam hari, mengingat pada siang hari para penghuni kos banyak yang bekerja. Operasi dimulai pukul 19.00, sasaran adalah tempat-tempat kontrakan dan rumah-rumah kos di wilayah Dukuh Langkir, Kelurahan Babat Jerawat, Kecamatan Pakal, Kota Surabaya.

Operasi gabungan ini diikuti Kasi Trantib Kecamatan Pakal Andi Arvianto, beserta anggotanya, staf pemerintahan Kecamatan Pakal Teguh Joko S, Babinkamtibmas Polsek Pakal Aipda M. Khoiry Alfath, Babinsa Koramil Benowo Sertu Shokib, Kasatgas Linmas Kelurahan Babat Jerawat Ismadi.

Kegiatan ini fokus pada tiga tempat yang ada di Dukuh Langkir, diantaranya rumah kos dan kontrakan di RT 1, RT 5 dan RT 6, semuanya berada wilayah RW 5 Kelurahan Babat Jerawat.

Dalam operasi gabungan tersebut petugas berhasil menjaring 12 KTP non Surabaya. Kemudian KTP dibawa petugas kelurahan untuk dilakukan pendataan.

Yustisi kependudukan ini selain demi keamanan juga atas dasar program dari Pemerintah Kota Surabaya, untuk mendata penduduk yang bukanĀ  Surabaya.

Menurut Ismadi, nantinya di kelurahan yang bersangkutan akan didata dan diberikan blangko sebagai pengganti Kartu Identitas Penduduk Musiman (Kipem) dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

“Blangko tersebut adalah sebagai bukti jika yang bersangkutan sudah didata,” ujarnya.

Sementara, Aipda M. Khoiry Alfath, mengaku bahwa operasi tersebut bukan hanya identitas saja. “Kami juga merazia maraknya pasangan mesum yang sering terjadi pada rumah-rumah kos, dan juga warga gelap, maupun jaringan-jaringannya, hal ini kami lakukan demi menjaga keamanan dan ketertiban,” tegasnya.

Salah satu pemilik kontrakan Usman, mengatakan, sangat senang dengan adanya razia tersebut. “Kami sangat mengapresiasi operasi ini,” ucapnya sambil memanggil para penghuni kontrakan untuk menunjukkan KTP nya masing-masing. (bah)