Petisi
Para santri dan alumni pesantren aktif gelar pertemuan
PILPRES

Alumni dan Santri Milenial: Ayo Ngaji, Tapi Ojok Lali Nyoblos Jokowi

KEDIRI, PETISI.CO – Para santri Milenial dan alumni pesantren Jawa Timur (Jatim) semakin masif melakukan pertemuan. Setelah pada Senin para santri dan alumni pesantren dari Malang Raya berkumpul, kini giliran santri dan alumni dari kawasan Mataraman berkumpul di Kediri, Rabu (10/4).

Mereka menggelar pertemuan akbar, istigosah dan doa bersama untuk memastikan kemenangan pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Di Pilpres tanggal 17 April 2019 nanti, Jokowi-Ma’ruf bertarung melawan pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Gerakkan para santri Milenial ini juga untuk melanjutkan semangat Ngaji Kebangsaan yang sebelumnya juga mereka gelar bareng Prof Mahfud MD, Ustadz Yusuf Mansur dan Slank di lapangan Kodam V/Brawijaya pada Minggu (7/4) lalu. “Semangat Ngaji kebangsaan kami bawa untuk ditularkan ke para santri Milenial dan alumni dari beragam pesantren se Jatim,” kata Gus Aly Romzi, perwakilan pesantren dari Blitar.

Karenanya dalam pertemuan yang digelar di Gedung Serbaguna PCNU Kediri ini, mereka berikrar untuk menjaga agar Pilpres berjalan dengan aman dan damai serta mengawal kemenangan pasangan Jokowi-Ma’ruf hingga ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Bagi para santri, kemenangan bagi Jokowi-Ma`ruf sangat penting karena pasangan inilah yang diyakini merupakan pasangan yang memiliki visi yang sesuai dan mampu penjaga marwah Ahlusunnah Wal Jamaah. Para Santri dan alumni pesantren akan terus bergerak mensosialisasikan pasangan 01 serta mengawalnya sehingga para pendukung 01 benar-benar bisa menyalurkan suaranya hingga ke TPS.

Selain itu, mereka juga akan memastikan seluruh santri di pesantren-pesantren Jatim tidak ada yang kelewatan tidak menggunakan hak pilihannya. Pesantren akan menggerakkan seluruh santrinya ke TPS.

“Jadi ke TPS dulu baru melanjutkan Ngaji. Jadi gerakkan ini bisa dinamakan ‘coblos Jokowi Kiai Ma`ruf dulu, Ngaji lagi kemudian’ atau setelah nyoblos baru melanjutkan Ngaji lagi,” ujarnya.

Sementara itu, koordinator Salam01, Rizmy Al Haytami mengatakan, dengan gerakan ini, kemenangan pasangan Jokowi-Ma`ruf yang selama ini tergambar di berbagai survei bisa benar-benar terwujud. Dia khawatir banyak yang mendukung Jokowi-Ma`ruf, tapi mereka dengan berbagai kesibukan tidak mencoblos.

“Makanya gerakan ini sangat penting untuk mengawal kemenangan. Santri kudu ngaji, tapi ojok lali nyoblos Jokowi,” ujarnya.

Dalam acara ini juga sempat dibacakan deklarasi dukungan yang berisi empat poin yakni:

Kami Santri se Mataraman Berikrar:

  1. Akan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan pancasila dan UUD 1945
  2. Akan menjaga dan melestarikan nilai-nilai ajaran Islam, Ahlussunah Wal Jamaah, ala Nahdlatul Ulama
  3. Akan merapatkan barisan, untuk mendukung pasangan nomor 01, Joko Widodo dan Ma’ruf Amin sebagai calon presiden dan wakil presiden representasi santri terbaik.
  4. Akan melakukan iktiar, lahir dan batin dengan bermunajat kepada Allah untuk kemenangan pasangan nomor 01 serta keselamatan dan keamanan bangsa, dalam pelaksanaan pemilu 2019 yang damai. (bm)

terkait