PETISI.CO
Usai pengundian nomor urut Cawabup.
PILKADA

Nomor Urut Cawabup Tulungagung Diundi dengan Sistem Lempar Koin

TULUNGAGUNG, PETISI.COPenetapan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Tulungagung Sisa Masa Jabatan Tahun 2018 -2023 di rapat paripurna DPRD dan dilanjutkan dengan pengundian nomor urut Cawabup.

Dalam rapat yang dihadiri 42 anggota DPRD dipimpin langsung oleh ketua DPRD Tulungagung, Marsono.

Dalam pengundian nomor urut Cawabup, Panitia khusus Pemilihan (Pasuslih) menggunakan sistem lempar koin. Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi hal -hal yang tidak diinginkan dan agar semua proses bisa berjalan fair.

“Prinsip kita mengapa pakai sistem itu yakni untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan tentunya biar semuanya fair,” ujar Ketua Pansuslih Suprapto, usai pelaksanaan pengundian nomor urut Cawabup, Sabtu (04/09/2021).

Baca Juga :  KPUK Lamongan Tetapkan Nomor Urut Peserta Pilkada Tahun 2020

Dijelaskan Suprapto, dalam pengundian nomor urut itu, Gatut Sunu Wibowo Cawabup yang diusung oleh PDI Perjuangan mendapat nomor urut 1, sedangkan Panhis Yodhy Wirawan mendapatkan nomor urut 2.

Selanjutnya, hasil rapat paripurna pengundian nomor urut tersebut, akan dijadikan dasar pansuslih dalam membuat surat suara yang diperkirakan selesai dalam 6 hari ke depan.

“Hari ini kita bawa kepercetakan, kira-kira 6 hari ke depan selesai, dan lakukan penyortiran mana yang bisa dipakai mana yang tidak,” sambung Suprapto.

Menurut Suprapto, sesuai dengan ketentuan atau peraturan yang berlaku, jumlah surat suara yang dicetak sebanyak jumlah hak pilih di DPRD ditambah 5% atau sejumlah 55 surat suara.

Baca Juga :  Rakyat Dharmasraya Antarkan Pasangan Sutan Riska dan Dasril Panin Datuk Labuan Mendaftar ke KPU

Sambung Suprapto, pada proses berikutnya adalah penyampaian visi misi cawabup yang dijadwalkan pada Jum’at (17/9/2021) pukul 13.00 WIB. Kemudian diteruskan dengan paripurna pemungutan suara yang dijadwalkan pada Sabtu (18/09/2021) pukul 09.00 WIB.

Nantinya, lanjut Suprapto, dalam pemungutan suara sistem yang digunakan adalah coblos surat suara bukan pakai sistem contreng surat suara. “Nanti dalam proses pemilihannya yaitu dengan sistem menyoblos surat suara,” tandasnya.

Sementara itu, kedua calon Wakil Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo dan Panhis Yodhy Wirawan menganggap bahwa nomor urut 1 dan 2 itu sama saja. (par)

terkait

Saat Pencoblosan, Risma Puji Ketangguhan Ibu-Ibu KPPS

redaksi

KPU Kabupaten Kediri Resmi Menutup Pendaftaran Pilbup 2020

redaksi

ARJ Jatim Siap Kawal Perolehan Suara Jokowi-Ma’ruf

redaksi